Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

MU dan Sporting Lakukan Pembicaraan Soal Bruno Fernandes

Selasa 14 Jan 2020 23:20 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pemain Sporting Lisbon, Bruno Fernandes.

Pemain Sporting Lisbon, Bruno Fernandes.

Foto: EPA-EFE/MARIO CRUZ
Fernandes dipatok harga 60 juta pondsterling jika MU ingin mengambilnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pemain Sporting Lisbon, Bruno Fernandes, sedang diminati oleh klub Liga Primer Inggris, Manchester United (MU). Iblis Merah menjadikan Fernandes sebagai target rekrutan pada bursa transfer Januari.

Dilansir dari BBC, Selasa (14/1), MU dan Sporting Lisbon dilaporkan tengah mengadakan pembicaraan mengenai proses transfer Bruno Fernandes. Fernandes dipatok harga 60 juta pondsterling jika MU ingin mengambilnya dari Sporting.

Fernandes tertarik untuk meninggalkan Sporting. Namun hingga sekarang belum ada kesepakatan dengan klub mana pun. Pada pertandingan terakhir di Liga Portugal melawan Vitoria Setubal, Fernandes turut menyumbang dua gol. Sporting menang 3-1.

Pada 5 Januari lalu, pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer dan asistennya, Mike Phelan menonton langsung aksi Fernandes saat Sporting melawan FC Porto. Namun waktu itu, Solskjaer tak mau berbicara tentang Fernandes ke publik.

Solskjaer hanya menyampaikan yang akan dilakukan pada bursa transfer Januari adalah memenuhi target jangka panjangnya. Ia diperkirakan akan memperkuat lini tengah MU karena beberapa gelandangnya mengalami cedera seperti Paul Pogba dan Scott McTominay.

Rashford dan kawan-kawan kini berada di posisi kelima klasemen Liga Primer Inggris. MU terpaut lima poin dari Chelsea di posisi keempat sekaligus batas akhir tampil di Liga Champions.

Posisi MU belum aman karena Sheffield United membuntuti di urutan keenam dengan hanya terpaut dua poin. Sedangkan, Wolves di urutan ketujuh hanya terpaut tiga poin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA