Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Kabut Asap, Kualifikasi Australia Terbuka Ditunda

Rabu 15 Jan 2020 11:05 WIB

Red: Agung Sasongko

Suasana Melbourne Park, lokasi Australia Open saat diselimuti kabut asap.

Suasana Melbourne Park, lokasi Australia Open saat diselimuti kabut asap.

Foto: EPA-EFE/MICHAEL DODGE
Sebelumnya panitia menunda kualifikasi lebih dari satu jam karena kabut asap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertandingan kualifikasi turnamen Australia Terbuka Rabu (15/1), kembali terganggu. Kualitas udara masih memburuk akibat asap kebakaran lahan yang masih menyelimuti Melbourne.

Panitia mengatakan sesi latihan di Melbourne Park ditangguhkan hingga pukul 11.00 (00.00 GMT) dan kualifikasi tidak akan berlangsung sampai pukul 13.00 waktu setempat.

Bersamaan dengan kualifikasi Australia Open itu, pertandingan turnamen regional di Traralgon dan Bendigo untuk level junior di Royal Park di Melbourne, juga telah ditangguhkan.

"Kondisi di Melbourne Park terus dipantau dan keputusan lebih lanjut akan dibuat berdasarkan data yang diterima dan konsultasi bersama tim medis kami, Biro Meteorologi dan ilmuwan dari EPA Victoria,"demikian pernyataan resmi Organisasi Tennis Australia dalam pernyataannya dikutip dari Reuters.

Panitia menunda kualifikasi lebih dari satu jam pada Selasa karena kualitas udara yang buruk tetapi hal itu dikritik para pemain karena pembiaran dilanjutkan.

Petenis Slovenia, Dalila Jakupovic, terpaksa mundur setelah menderita batuk pada set kedua pertandingannya dan mengecam penyelenggara turnamen karena mengizinkan permainan berlanjut.

Kualitas udara diperkirakan membaik pada Rabu ketika hujan diperkirakan turun tetapi cuaca juga kemungkinan bisa menyebabkan penundaan lebih lanjut pada jadwal.

Australia mengalami salah satu musim kebakaran terburuknya dalam sejarah, dengan kebakaran selama berbulan-bulan dan merenggut nyawa 28 orang, menghancurkan lebih dari 2.500 rumah dan merusak hutan dan tanah pertanian seukuran negara Bulgaria.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA