Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Indonesia Pastikan Satu Gelar Indonesia Masters 2020

Sabtu 18 Jan 2020 19:31 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan rekannya Kevin Sanjaya Sukamuljo. Kevin/Marcus ke final Indonesia Masters 2020 melawan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan rekannya Kevin Sanjaya Sukamuljo. Kevin/Marcus ke final Indonesia Masters 2020 melawan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Kevin/Marcus akan berhadapan dengan Hendra/Ahsan pada final Indonesia Masters 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia memastikan satu gelar Daihatsu Indonesia Masters 2020 dari nomor ganda putra. Itu setelah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Ferlandi Gideon menang atas pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Woii Yik pada babak semifinal dengan dua gim langsung 21-19, 21-19, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1). Sebelumnya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan lebih dulu memastikan diri lolos ke final.

Kevin/Marcus mendapatkan perlawanan sengit pada awal gim pertama. Poin berlangsung ketat hingga angkan sama 5-5. Namun, Kevin/Marcus terus menekan dengan smes keras mereka.

Mendapatkan tekanan dari Kevin/Marcus dan ribuan penonton tuan rumag, Chia/Soh tak bisa membendung laju poin Kevin/Marcus 11-7 pada interval gim pertama. Sehabis interval, pasangan nomor satu dunia itu tak mengendorkan serangan. Mereka terus melakukan serangan bertubi-tubi kepada peraih medali emas SEA Games 2019 itu. Kevin/Marcus unggul jauh 16-11 dan merebut gim pertama dengan skor 21-19.

Baca Juga

Chia/Soh menekan sejak gim kedua dimulai. Pasangan ranking sembilan dunia itu meninggalkan jauh Kevin/Marcus 5-10 dan menutup interval gim kedua dengan 7-11.

Minions, julukan Kevin/Marcus mengejar ketertinggalan menjadi 11-12 usai interval. Hal tersebut membuat permainan semakin menegangkan. Kevin/Marcus kemudian berbalik unggul 14-13 atas Chia/Soh.

Chia/Soh kembali menemukan pola permainannya. Hal tersebut membuat mereka kembali memimpin 17-14. Tapi mental juara berbicara. Kevin/Marcus mampu mengejar dan membalikkan posisi. Suporter di dalam Istora bergemuruh ketika Kevin/Marcus akhinrya memenangkan gim kedua 21-19 untuk memastikan berlaga di final. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA