Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

PSG Dihantui Problem Cedera

Senin 20 Jan 2020 02:30 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Yudha Manggala P Putra

Ekspresi striker PSG, Edinson Cavani seusai laga Ligue 1 lawan Montpellier di Parc des Princes, Sabtu (27/1). PSG menang 4-0 pada laga ini.

Ekspresi striker PSG, Edinson Cavani seusai laga Ligue 1 lawan Montpellier di Parc des Princes, Sabtu (27/1). PSG menang 4-0 pada laga ini.

Foto: AP Photo/Christophe Ena
PSG setidaknya kehilangan delapan pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Thomas Tuchel mesti mencari taktik jitu untuk melawan FC Lorient dalam lanjutan Coupe de la Ligue Senin (20/1) dini hari. PSG menghadapi kendala absenya sejumlah pemain karena mengalami cedera.

Tercatat, PSG setidaknya kehilangan delapan pemain. Di antaranya Juan Bernat yang cedera betis, Thilo Kehrer absen karena cedera jari kaki, Adil Aouchiche menderita luka paha dan Tanguy Kouassi absen karena sakit. Selain itu, Marquinhos, Thomas Meunier, Marco Verratti, dan Edinson Cavani ditinggalkan di Camp des Loges, tempat pelatihan PSG.

"Sayangnya, daftar absen pemain begitu panjang. Tidak ada yang cedera serius, tetapi setiap pemain yang absen menderita cedera ringan," kata Tuchel dilansir dari situs resmi PSG, Ahad (19/1).

Tuchel alhasil mengandalkan tiap pemainnya tak bisa tampil fit untuk jadi starting eleven. Ia tetap optimis mendulang kemenangan.

"Kami akan bermain dengan 11 pemain yang bisa memenangkan pertandingan. Saya percaya diri tetapi saya tidak ingin menggunakan pemain tertentu terlalu banyak, karena saya tidak punya pilihan," ujarnya.

Di awal tahun ini, PSG sudah melakoni empat laga dalam 15 hari. Faktor kelelahan dikhawatirkan mengganggu pemain. Padahal mereka mesti fit saat melawan Borussia Dortmund pada 18 Februari di Liga Champions.

"Ini pertandingan piala (Prancis), jadi selalu sulit dan berbahaya. Jika kami mengubah pemain terlalu banyak, orang akan berpikir bahwa kami terlalu percaya diri. Kami perlu menunjukkan rasa hormat untuk lawan kami," ucapnya.

"Lorient adalah tim Ligue 2 dan orang-orang akan mengharapkan banyak gol. Tapi tidak semudah itu. Kita harus bermain dengan serius," tegas Tuchel.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA