Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Solskjaer Akui Kebuntuan MU di Lini Serang

Senin 20 Jan 2020 06:26 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Yudha Manggala P Putra

Anthony Martial diadang Trent Alexander-Arnold (kanan) pada laga Liverpool melawan Manchester United di Anfield Stadium, Liverpool, Senin (20/1) dini hari

Anthony Martial diadang Trent Alexander-Arnold (kanan) pada laga Liverpool melawan Manchester United di Anfield Stadium, Liverpool, Senin (20/1) dini hari

Foto: Phil Noble/Reuters
Solksjaer mengakui MU tidak memiliki kualitas mumpuni di aspek penyelesaian.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengakui, kebuntuan di lini serang dan kegagalan memanfaatkan peluang mencetak gol menjadi alasan terbesar timnya dibekap Liverpool, 0-2, pada pekan ke-23 Liga Primer Inggris, Senin (20/1) dini hari WIB. Meski begitu, pelatih asal Norwegia itu menyebut, masih ada sisi positif dari performa anak-anak asuhnya dalam laga yang digelar di Stadion Anfield tersebut.

Di laga tersebut, United tertinggal lebih dulu lewat gol sundulan Virgil Van Dijk pada menit ke-14. Setan Merah pun berusaha untuk bangkit dan membalas. Peluang terbaik dimiliki United akhirnya datang pada menit ke-59 lewat aksi dari Anthony Martial.

Usai melakukan kombinasi operan satu-dua dengan Andres Pereira, Martial mampu merangsek ke dalam kotak penalti Liverpool. Sayangnya, tendangan penyerang asal Prancis itu masih melambung di atas mistar gawang Liverpool. Pada penghujung babak kedua, United sempat menguasai permainan dan mengepung pertahanan The Reds.

Namun, kondisi ini justru mampu dimanfaatkan tim tuan rumah dengan serangan balik cepat. Lewat umpan panjang dari Allisson, penyerang Liverpool, Mohammed Salah, sukses merobek gawang United pada menit terakhir masa injury time babak kedua. Gol Salah ini pun sekaligus memastikan kemenangan Liverpool atas United.

Solskjaer mengakui, anak-anak asuhnya sudah memberikan yang terbaik di laga tersebut. Namun, Solskjaer menyoroti kegagalan anak-anak asuhnya memanfaatkan peluang dan mengakhiri serangan. ''Kami tidak memiliki kualitas yang mumpuni di aspek penyelesaian ataupun operan terakhir serangan kami,'' ujar Solskjaer seperti dikutip BBC, Senin (20/1) dini hari WIB.

Kehilangan Marcus Rashford, yang mengalami cedera punggung, terbukti menjadi pukulan berat buat United di laga ini. Martial, yang diandalkan untuk bisa menggetarkan jala gawang Liverpool, justru tampil kurang memuaskan di laga ini. Kendati begitu, Solskjaer menyebut, ada sisi positif yang bisa diambil dari performa anak-anak asuhnya di laga ini.

Menurutnya, pada 30 menit akhir laga, United mampu mengimbangi permainan The Reds. ''Pada 25 hingga 30 menit akhir laga, kami bisa balik menekan mereka dan tampil cukup apik menghadapi tim yang sangat bagus kala tampil di kandang. Saya mungkin kecewa dengan gol yang kami terima, tapi ada banyak sisi positif dari performa kami,'' tutur Solskjaer.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA