Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Rafael Nadal tak Mau Pikirkan Rekor Roger Federer

Selasa 21 Jan 2020 16:48 WIB

Red: Agung Sasongko

Rafael Nadal, Petenis Spanyol.

Rafael Nadal, Petenis Spanyol.

Foto: EPA-EFE/SCOTT BARBOUR
Rafa Nadal lebih memilih menambah gelar di Australia Terbuka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rafa Nadal lebih memilih menambah gelar ketimbang menumbangkan rekor rivalnya Roger Federer di Australia Terbuka. Petenis asal Spanyol ini memilih fokus pada pertandingan. 

Ungulan utama Nadal yang berselisih satu gelar Grand Slam dari catatan 20 gelar Grand Slam yang dikoleksi Federer itu mengawali kampanyenya di Melbourne Park lewat kemenangan mudah 6-2 6-3 6-0 atas petenis Bolivia Hugo Dellien di Rod Laver Arena.

Dalam usia 33 tahun, juara bertahan Prancis Terbuka dan AS Terbuka itu masih berada di puncak permainannya. Sekalipun gagal meraih gelar Slam ke-20-nya di Melbourne, dia akan mencoba lagi di Roland Garros, dimana di sini dia sudah 12 kali juara dalam 15 edisi terakhir.

Sekalipun begitu, Nadal menyatakan hanya fokus pada pertandingan berikutnya.

"Seandainya saya bisa mencapai level tertinggi saya, itulah yang harus saya khawatirkan," kata Nadal dalam jumpa pers setelah meretas pertemuan dengan pemenang laga Federico Delbonis melawan Joao Sousa pada babak kedua Australia Terbuka.

"Jika saya bisa bermain pada level tertinggi saya, biasanya saya mampu menghasilkan peluang bagus. Jika tidak, maka mustahil."

"Jadi, saya tak peduli dengan 20 atau 15 atau 16 (gelar juara Grand Slam). Saya hanya peduli pada terus berjalan, terus menikmati karier tenis saya."

"Ini bukan karena 20 adalah angka yang ingin saya capai. Jika saya mencapai 20, itu fantastis. Jika saya mencapai 21, lebih baik. Jika saya mencapai 19, super bahagia untuk semua hal yang saya lakukan dalam karier tenis saya, bukan?"

"Saya tak memikirkan masa depan, mencapai 21 Grand Slam, misalnya, Saya akan lebih bahagia lagi jika saya mendapatkan 19 dalam 10 tahun," katanya seperti dikutip Reuters.

Nadal meraih satu-satunya gelar juara Australian Open pada 2009 setelah mengalahkan Federer dalam final.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA