Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Everton Bangun Stadion Berkonsep Ramah Lingkungan

Jumat 24 Jan 2020 14:56 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Agung Sasongko

Striker Everton, Richarlison (tengah) merayakan gol ketiganya ke gawang Wolverhampton pada laga Liga Primer Inggris di Goodison Park, Sabtu (1/9).

Striker Everton, Richarlison (tengah) merayakan gol ketiganya ke gawang Wolverhampton pada laga Liga Primer Inggris di Goodison Park, Sabtu (1/9).

Foto: AP Photo/Rui Vieira
Seluruh dunia menjadi lebih sensitif terhadap lingkungan setiap harinya.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pembangunan everton">stadion baru Everton akan mengedepankan konsep ramah lingkungan. Konsep ini sesuatu yang baru dalam pembangunan stadion. 

Baca Juga

Dane Meis, arsitek yang memimpin untuk desain stadion baru Everton tersebut, sedang mempelajari kemungkinan memasang bangku yang dibuat dari plastik daur ulang, yang diambil dari laut.

''Itu terpikirkan oleh saya bahwa bagian besar dari stadion kami adalah tempat duduk plastik (daur ulang), dan pasti harus ada cara untuk memikirkan ulang ini,'' ungkapnya, dikutip dari Sky Sports, Jumat (24/1).

Menurut dia, merupakan waktu yang tepat untuk membuat prototipe stadion dengan bangku yang dibuat dari plastik daur ulang dengan jumlah yang signifikan.

Ia menilai, seluruh dunia menjadi lebih sensitif terhadap lingkungan setiap harinya. Oleh karena itu ia ingin mempertimbangkan membuat stadion yang juga fokus pada isu lingkungan.

''Karena mereka sangat besar, jika Anda membuat keputusan cerdas tendang material dan bagaimana sumber mereka, Anda akan benar-benar membuat dampak yang besar,'' jelas Dan Meis.

Duta Sky Ocean Rescue, Emily Penn, mengunjungi Everton untuk menyebarkan pesan, untuk bagaimana sepak bola di seluruh negara tersebut dapat membantu mengurangi penggunanaan plastik sekali pakai. Sejak kampanye tersebut digulirkan pada 2017, pesan itu diperkiran telah mencapai ke sekitar 48 juta orang di Eropa.

Penn mengatakan, bagaimana caranya menyelesaikan tantangan dari sajian 40 ribu kaleng bir atau sof drink selama 15 menit tanpa menggunakan plastik sekali pakai. "Itu tantangan besar, tapi meluncurkan kaleng yang bisa dipakai kembali adalah skema yang akan menyelamatkan 75 ribu boto hanya untuk musim ini,'' ujar Penn. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA