Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Simic dan Rohit Chand Masih Berlatih Terpisah dengan Persija

Sabtu 25 Jan 2020 16:45 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Andri Saubani

Striker Persija Jakarta Marko Simic meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang Madura United dari titik pinalti pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Striker Persija Jakarta Marko Simic meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang Madura United dari titik pinalti pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Kondisi fisik Marko Simic dan Rohit Chand masih jauh dari sempurna.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua pemain asing Persija Jakarta, Rohit Chand dan Marko Simic sudah kembali bergabung dengan skuat, namun keduanya masih latihan terpisah. Mereka masih menjalani adaptasi dengan cuaca Jakarta usai baru tiba dari kampung halaman masing-masing.

Menurut asisten kepala pelatih Persija, Rodrigo Pellegrino dirinya tidak mau memaksakan keduanya bergabung karena kondisi fisiknya masih jauh dari kata sempurna. Menurutnya, kebugaran Simic dan Rohit belum maksimal sehingga tidak dipaksakan untuk melahap semua menu latihan yang diberikan. Selain itu, tim prlatih ingin  menghidari kedua pemain asing itu cedera.

"Dua pemain ini tidak bisa segera bergabung dengan tim dulu. Akan berbahaya jika memaksakan mereka berlatih keras. Mereka harus beradaptasi dulu," kata Rodrigo dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Sabtu (25/1).

“Akibatnya bisa cedera. Saat ini mereka mungkin masih 'jet lag' dan mungkin sulit tidur untuk beberapa hari," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, tim pelatih tetap fokus kepada peningkatan fisik pemain. Di satu sisi, mereka juga sudah menyiapkan pembaharuan dengan adanya skema membangun serangan dari sisi sayap.

"Kami ingin pemain bermain lebih melebar. Pertama, dengan bek kiri dan kanan. Kedua, kami meminta pemain sayap untuk mengirimkan bola dari sayap dan meningkatkan kualitas umpan untuk para penyerang," katanya.

Musim lalu, Persija hanya mampu finis di posisi ke-10 klasemen akhir dengan koleksi 44 poin dengan status juara bertahan tahun 2018. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu mencatat 11 kemenangan, 11 imbang, dan 12 kekalahan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA