Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Edison Cavani Disebut Pilih Atletico Ketimbang MU

Sabtu 25 Jan 2020 19:33 WIB

Red: Agung Sasongko

Striker PSG Edison Cavani merayakan gol penyeimbang 2-2 pada pertandingan Ligue 1 Perancis antara  Olympique Marseille melawan Paris Saint-Germain di Velodrome stadium, Marseille.

Striker PSG Edison Cavani merayakan gol penyeimbang 2-2 pada pertandingan Ligue 1 Perancis antara Olympique Marseille melawan Paris Saint-Germain di Velodrome stadium, Marseille.

Foto: Guillaume Horcajuello/EPA
Cavani menolak tawaran kontrak yang diajukan MU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang Edinson Cavani dikabarkan lebih memilih Atletico Madrid dan menolak pinangan dari Manchester United. Pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu santer dikabarkan cocok dengan tawaran sebanyak 10 juta poundsterling yang disodorkan oleh Atletico Madrid.

Baca Juga

Cavani yang kini menginjak usia 32 tahun itu berstatus bebas meninggalkan klub elite Liga Prancis tersebut. Kontraknya bakal berakhir pada akhir musim. Manchester United bersama dengan Chelsea sama-sama tertarik dengan pemain Uruguay itu, meskipun Atletico Madrid akhirnya mendapatkan Cavani.

Manchester United mengalami krisis striker. Ini salah satu motif dari klub asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu merekrut Cavani. Marcus Rashford mengalami cedera punggung selama tiga bulan terakhir. Ia selama ini mengisi slot sebagai striker di Manchester United.

Alhasil, Cavani urung merapat ke Old Traford, meski Manchester United menyodorkan proposal kontrak senilai 10 juta poundsterling per tahun plus bonus yang jumlahnya cukup aduhai.

Foot Mercato melaporkan Atletico Madrid menyodorkan jumlah yang sama. Cavani menolak tawaran kontrak yang diajukan Manchester United. Ia bukan terbang ke Manchester, tetapi terbang ke ibukota Spanyol.

Direktur olahraga PSG Leonardo mengatakan, "Kami selalu mengatakan hal yang sama untuk Cavani."

"Kami berharap bahwa ia akan tetap berada di klub. Dia meminta untuk pergi. Kami terus menimbang dan mempelajari situasi," katanya.

"Saya tidak yakin Cavani akan berada di sini pada Februari. Kami bakal melihat bagaimana hasilnya dalam beberapa hari mendatang. Kami tetap mendengarkan Cavani karena kami tetap menghormatinya." kata Leonardo.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA