Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Shaq Begitu Terpukul dengan Kepergian Kobe Bryant

Senin 27 Jan 2020 16:17 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

   Kobe Bryant (kanan) tertawa bersama rekan setimnya Shaquille O

Kobe Bryant (kanan) tertawa bersama rekan setimnya Shaquille O

Foto: EPA/BRENDAN MCDERMID
Kobe dan Shaquille O'Neal tampil bersama memperkuat LA Lakers pada 1996-2003.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Mantan rekan setim Kobe Bryant di LA Lakers, Shaquille O'Neal, mengaku begitu terpukul usai mendengar kabar kematian Kobe. Terlebih, Shaq sudah menganggap Kobe layaknya saudara sendiri. Begitu pun dengan kedekatan antara keluarga Shaq dan Kobe.

''Tidak ada kata yang bisa menggambarkan rasa pedih yang akan saya lewati setelah tragedi kehilangan keponakan saya, Gianna, dan saudara saya, Kobe Bryant. Saya mencintaimu dan akan sealu merindukanmu. Rasa belasungkawa saya kepada seluruh keluarga Bryant dan keluarga yang menjadi korban dalam kecelakaan itu. Saya benar-benar merasa sakit saat ini,'' tulis Shaquille O'Neal di akun Twitter miliknya, seperti dikutip CBS, Senin (27/1).

Kobe Bryant meninggal dunia dalam usia 41 tahun dalam sebuah kecelakaan helikopter pada Ahad (21/1) waktu setempat. Helikopter yang ditumpangi Kobe, termasuk anak perempuannya, Gianna, jatuh di sekitar area Bukit Calabasas, Kalifornia, Amerika Serikat. Pada saat itu, Kobe diketahui tengah dalam perjalanan untuk menyaksikan pertandingan bola basket.

Kobe dan Shaquille O'Neal memang sempat sama-sama tampil memperkuat LA Lakers pada tahun 1996 hingga 2003. Selama kurun waktu tersebut, Kobe dan Shaq sukses mempersembahkan tiga gelar juara NBA buat tim asal Los Angeles tersebut. Namun, kerja sama apik ini berakhir kala Shaquille O'Neal memutuskan hengkang pada 2014 dan memilih bergabung bersama Miami Heat.

Kendati telah membela tim yang berbeda, hubungan Shaq dan Kobe tetap terjaga dengan baik. Bahkan, Shaquille menyebut, hubungan keluarganya dengan keluarga Kobe berjalan dengan baik.

Shaquille pun menilai, sebagai atlet bola basket yang hebat, yang akhirnya memberikan inspirasi buat para pemain lain dan pemain muda, Kobe merupakan pria yang begitu mencintai keluarganya.

''Kobe lebih dari seorang atlet bola basket. Dia adalah seorang family man. Itulah kesamaan terbesar saya dengan dia. Saya akan memeluk anak-anaknya seperti saya memeluk anak sendiri. Dia juga akan menyambut anak saya seperti anaknya sendiri. Putri terakhir Kobe, Gigi, lahir bertepatan dengan kelahiran putri terakhir saya pula, Me'Arah,'' tulis Shaquille.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA