Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Pelatih Mesir tak Paksakan Mohamed Salah Tampil di Olimpiade

Kamis 13 Feb 2020 16:59 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Endro Yuwanto

Mohamed Salah

Mohamed Salah

Foto: AP/Thanassis Stavrakis
Keputusan tampil ke Olimpiade 2020 tergantung Salah, Liverpool, dan Juergen Klopp.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Pelatih tim nasional (timnas) Mesir Shawky Gharib tidak memaksakan Mohamed Salah bermain di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Keikutsertaan Salah di ajang itu perlu mempertimbangkan keputusan dari Salah sendiri dan klubnya, Liverpool.

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe menegaskan Olimpiade Tokyo 2020 tetap sesuai jadwal. Abe tak menunda ajang itu meski meluasnya dampak virus corona dikhawatirkan terjadi di sana.

Jika Salah resmi membela timnas Mesir, berarti striker beragama Islam itu tak bermain di laga awal Liga Primer Inggris musim 2020/2021. Sebab laga sepak bola Olimpiade terhitung 22 Juli sampai 8 Agustus.

"Keikutsertaan Salah bersama timnas ke Tokyo adalah keputusan yang dibuat bersama Salah, Liverpool, dan Juergen Klopp. Kami tidak bisa memaksakan Salah untuk turut serta," kata Gharib dilansir dari Reuters pada Kamis (13/2).

Cabang sepak bola dalam olimpiade memang ditujukan bagi pemain U-23. Tapi aturan mengizinkan tiga pemain berusia lebih dari 23 tahun ambil bagian dalam tim. Hanya saja, klub pemilik pemain tak wajib melepas pemain ke ajang tersebut. "Aturan FIFA sendiri tidak memaksanya untuk berpartisipasi," ujar Gharib.

Keinginan Gharib menyertakan Salah di timnya wajar saja, mengingat segudang prestasi Salah bersama the Reds. Ketajaman striker berjanggut itu pun tak perlu diragukan lagi. "Salah adalah satu dari tiga pesepak bola terbaik dunia dan tiap tim berharap punya pemain seperti itu di skuatnya," ucap Gharib.

Meski belum pasti turut serta, Gharib tetap mendaftarkan nama Mo Salah untuk skuatnya. Adapun daftar resmi baru akan dikirim pada Juni nanti ke panitia Olimpiade Tokyo. "Saya tetap memasukkan Salah dalam daftar 50 nama yang nanti disaring lagi jadi 18 nama untuk dibawa ke Tokyo," ungkapnya.

Sementara itu, agen Salah, Ramy Abbas menanggapi isu keikutsertaan Salah di Olimpiade 2020. Ia meminta publik bersabar karena belum ada keputusan akhir. "Belum ada keputusan apapun terkait hal itu," sebut Abbas di akun Twitternya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA