Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Buntut Sanksi UEFA, Gaji Pemain City Terancam Dipotong

Ahad 16 Feb 2020 10:16 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Nashih Nashrullah

Manchester City kemungkinan tak bisa tampil di Liga Champions. Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Manchester City kemungkinan tak bisa tampil di Liga Champions. Pelatih Manchester City Pep Guardiola.

Foto: DOK REPUBLIKA
Manchester City kemungkinan tak bisa tampil di Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER – Manchester City mengalami krisis dalam internal klub, untuk mengambil langkah selanjutnya menyikapi sanksi larangan tampil di kompetisi UEFA selama dua musim. 

Baca Juga

Langkah pertama City adalah mengatur waktu pertemuan dengan pemain maupun pelatih untuk menjelaskan posisi mereka.

Sebab, kemungkinan City tak bisa tampil di Liga Champions musim depan membuat ketidakpastian dalam tim, paling tidak dalam jangka pendek. 

Dikutip dari AS, Ahad (16/2), Direktur Eksekutif City, Ferran Soriano, sedang mengatur pertemuan emergensi dengan pemain melalui grup WhatsApp tim, sesaat setelah pengumuman UEFA.

Semua peman dipanggil saat makan siang Sabtu waktu Manchester. Berdasarkan laporan, mereka diberikan informasi soal situasi ke terkini dan masa depan tim, dan lebih spesifik, bagaimana hukuman itu bisa berpengaruh secara langsung terhap mereka. Sebab, sanksi itu mengharuskan mereka menyusun ulang keuangan klub.

Karena, jika gagal tampil di Liga Champions, akan berpengaruh pada pendapatan klub dan tentu saja gaji pemain. Sehingga, masalah ini akan mempengaruhi skuat sejak awal musim depan. Walaupun, City menyatakan akan mengajukan banding atas putusan badan tertinggi sepak bola Eropa tersebut. 

Walaupun, misalnya banding City berhasil secara keseluruhan maupun sebagian, dengan hukuman itu dicabut, City maupun klub lain harus menyesuaikan neraca keuangan mereka di bawah pengawasan UEFA. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA