Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Kelakar Mourinho Soal Sanksi Financial Fair Play Man City

Senin 17 Feb 2020 13:23 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Agung Sasongko

Pelatih Tottenham Hotspur.

Pelatih Tottenham Hotspur.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Mourinho Sindir Nasib City dan Guardiola Akibat FFP diterima Man City.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho berkelakar terkait nasib Manchester City dan Pep Guardiola. The Citizen tengah dijatuhi sanksi Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) berkenaan dengan aturan Financial Fair Play (FFP).

Baca Juga

Mourinho berkelakar bahwa sanksi yang FFP itu berpotensi membuat Manchester City kehilangan gelar liga Premier Inggris musim kompetisi 2017-2018. Mou yang saat itu masih menangani Manchester United berada di posisi kedua tertinggal 19 poin dari Pep Guardiola.

"Saya tidak kehilangan satu menit pun menganalisis apa yang harus dianalisis UEFA. Jika saya membahasnya, saya harus bertanya apakah tim yang berada di urutan kedua pada 2018 akan menjadi juara, ya atau tidak?" kata Mourinho seperti diwartakan Reuters pada Senin (17/2).

Meski demikian, dia mengaku tidak akan banyak berkomentar terkait hukuman tersebut. Bekas pelatih Real Madrid itu mengatakan bahwa dirinya hanya akan menunggu dengan tenang keputusan akhir dari perakara FFP itu.

Mourinho mengaku tidak mempermasalahkan besar atau kecilnya sanksi yang bakal diterima The Citizen pada akhirnya nanti. Dia mengatakan, yang jelas bahwa saat ini skuat asuhan Pep Guardiola memiliki kesempatan untuk melakukan banding.

"Akan sangat menarik menanti keputusan akhir, tapi lepas dari guyon, saya akan menunggu dengan tenang," katanya.

Seperti diketahui, UEFA menjatuhkan sanksi larangan bermain di Liga Champions selama dua musim ke depan untuk Manchester City. Klub elite Inggris itu juga diharuskan membayar denda sebesar 30 juta Euro.

Sanksi dijatuhkan setelah City terbukti melanggar FFP yang ditetapkan Badan Kontrol Keuangan Klub (CFCB) UEFA. City terbukti menggelembungkan pendapatannya dari pihak sponsor untuk menghindari aturan FFP.

Manajemen Manchester City pun merespons dengan sikap kecewa atas sanksi UEFA tersebut. The Citizens pun akan mengambil tindakan dengan melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB