Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Gerrard Tunggu Perkembangan Kasus Man City di Liga Inggris

Senin 17 Feb 2020 18:23 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Mantan pemain Liverpool Steven Gerrard

Mantan pemain Liverpool Steven Gerrard

Foto: EPA-EFE/PETER KLAUNZER
UEFA melarang Manchester City tampil di kompetisi Eropa dalam dua musim ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, GLASGOW --  Mantan kapten Liverpool Steven Gerrard turut mengikuti perkembangan kasus yang dialami Manchester City. Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) melarang City tampil di kompetisi Eropa dalam dua musim ke depan.

Baca Juga

City dinilai melanggar aturan financial fair play (FFOP) Manajemen tim Biru Langit juga diharuskan membayar denda 30 juta euro.

Otoritas Liga Primer Inggris dilaporkan ikut menyelidiki kasus City. Salah satunya perihal aksi Manchester Biru selama musim 2013/2014. Saat itu, David Silva dan rekan-rekan menjadi juara dengan keunggulan dua poin atas Liverpool di kursi runner-up. 

Gerrard antusias menyikapi pemberitaan tersebut. "Pagi ini saya membacanya sendiri. Kami akan menunggu dan melihat. Dari sudut pandang UEFA, itu adalah hukuman yang sangat berat, jadi kita lihat saja apakah Liga Primer bertindak," kata sosok yang kini menjadi pelatih Glasgow Rangers, dikutip dari Mirror, Senin (17/2).

Ia tidak mau berandai-andai. Namun menurut Gerrard, jika melihat beratnya hukuman UEFA, maka ada sesuatu yang salah.

Ia menilai wajar jika City belum menerima tuduhan demikian. Sehingga klub tersebut mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Internasional.

"Saya tidak akan berkomentar lebih jauh. Tapi saya benar-benar tertarik karena alasan yang jelas," ujar Gerrard.

Ia menegaskan sampai saat ini City tetap sah menjadi juara. Namun segala sesuatu masih bisa terjadi.

Artinya apabila the Citizens terbukti bersalah pada masa lalu, maka the Reds berpotensi mengganti posisi sang rival. Itu membuat Gerrard memiliki trofi Liga Primer Inggris dalam karirnya sebagai pemain. 

Namun semua bergantung pada penyidikan lanjutan. Fokus City saat ini masih pengajuan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) atas hukuman UEFA.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB