Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

PSG Harap Neymar dan Mbappe Bisa Tampil Vs Dortmund

Selasa 18 Feb 2020 09:53 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih PSG Thomas Tuchel.

Pelatih PSG Thomas Tuchel.

Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
PSG selalu menampilkan kualitas permainan luar biasa ketika Neymar ada di lapangan.

REPUBLIKA.CO.ID, DORTMUND -- Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, berharap dua pemain bintangnya, Neymar dan Klyian Mbappe, bisa tampil saat kontra Borussia Dortmund pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, di Signal Iduna Park, Rabu (19/2) WIB. Neymar absen sejak awal Februari karena cedera saat bertandang ke markas Montpellier.

"Neymar baik-baik saja. Selama tidak ada yang terjadi dalam latihan, dia akan bermain pada hari Selasa," ujar Tuchel dilansir dari ESPN, Selasa (18/2).

Menurut Tuchel, kembalinya mantan pemain Barcelona itu membawa dampak positif bagi tim. PSG selalu menampilkan kualitas permainan luar biasa ketika Neymar berada di lapangan. Neymar memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu yang menentukan.

Baca Juga

photo
Neymar


Hal tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri tim. Tuchel menilai, tak mempunyai banyak pemain di tim dengan kemampuan sama seperti Neymar.

Melawan Dortmund menjadi momen nostalgia bagi Tuchel. Pasalnya, ia pernah menjadi pelatih Dortmund sebelum hijrah ke PSG. Karena itu, ia mengetahui karakter permainan mantan klubnya tersebut.

Menurut Tuchel, PSG akan menghadapi tugas berat ketika bertandang ke markas Dortmund. "Kembali ke Dortmund adalah tantangan besar. Itu bukan soal saya. Kami harus menunjukkan wajah yang kuat di sini," kata dia.

Tuchel mengatakan, timnya harus bermain dengan kecerdasan. Sebab, ia menilai laga nanti merupakan pertandingan bagus yang akan disaksikam oleh pendukung tuan rumah yang luar biasa.

Tuchel mengetahui betul suasana di sana. Oleh karena itu, ia telah mempersiapkan timnya di pertandingan ini jauh hari.

Tuchel mengakui mentalnya sempat drop musim lalu ketika secara mengejutkan disingkirkan Manchester United di kandang sendiri pada babak 16 besar Liga Champions. Namun pascalaga itu, ia mengatakan kepada timnya bahwa akan bangkit di musim berikutnya.

Pria asal Jerman ini mengatakan, hasil akhir akan tergantung kepada usaha diri sendiri. Oleh karena itu, melawan Dortmund dipandang sebagai pertandingan berat.

"Jika Anda jatuh tiga kali di babak 16 besar, yang keempat bukanlah situasi yang sama. Setiap tahun memiliki kisahnya sendiri," jelas Tuchel. "Ada profesi yang lebih penting daripada ini. Kadang-kadang Anda kalah, bahkan jika Anda ingin menghindarinya. Anda harus belajar dari kerugian, tumbuh, dan berkembang."

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA