Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Klopp: Liverpool Lupakan Gelar Juara Bertahan

Rabu 19 Feb 2020 00:12 WIB

Red: Ratna Puspita

Pelatih Liverpool Juergen Klopp.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp.

Foto: EPA-EFE/HOLLY ALLISON
'Kami merasa seperti bak penantang gelar juara dan itu yang ingin kami perlihatkan.'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajer Liverpool Juergen Klopp menegaskan ia telah mencopot embel-embel status juara bertahan dari timnya menjelang laga pertama 16 besar Liga Champions. Liverpool akan menghadapi Atletico Madrid di Stadion Wanda Metropolitano, Selasa (18/2) waktu setempat atau Rabu (19/2) dini hari WIB.

Baca Juga

Alih-alih menggunakan pendekatan sebagai juara bertahan, Klopp ingin ia dan para pemainnya menatap Liga Champions sebagai salah satu penantang gelar juara. "Kami tidak merasa sebagai juara bertahan Liga Champions, lebih terasa bak penantang gelar juara dan itu yang ingin kami perlihatkan," kata Klopp dalam jumpa pers pralaga dilansir laman resmi Liverpool.

"Kami ingin memesan satu tempat Istanbul jika memungkinkan, sebab itu salah satu tengara bersejarah bagi tim ini," ujarnya menambahkan.

Klopp merujuk pada keberhasilan Liverpool menjadi juara Liga Champions pada 2005 di kota yang dulu bernama Konstantinopel itu. Untuk mencapai hal itu, Klopp menegaskan timnya harus menyingsingkan lengan dan memperlihatkan kemampuan terbaik termasuk saat menantang Atletico di kandangnya sendiri.

Atletico, di mata Klopp, adalah sebuah tim yang begitu terorganisir dan bisa memaksakan hasil positif dalam situasi sesulit apapun di bawah kepelatihan Diego Simeone. "Itu jelas, tapi di sisi lain, saya pikir banyak pihak yang belum pernah menghadapi tim seperti kami. Kami mengkombinasikan banyak hal," katanya.

photo
Infografis Atletico Madrid vs Liverpool

"Kami tidak buruk dalam organisasi pertahanan, memainkan sepak bola atraktif dan menghormati banyak aspek dalam olahraga ini. Kesiapan kami untuk bertarung mati-matian adalah sesuatu yang luar biasa saya pikir," pungkas Klopp.

Liverpool saat ini boleh dibilang berada dalam kondisi kelengkapan skuat terbaik menyusul sembuhnya banyak pemain-pemain kunci. Termasuk, Sadio Mane yang baru kembali dari cedera dan langsung menjadi penentu kemenangan di laga terakhir The Reds di Liga Inggris.

Klopp jelas tak ingin mengulangi modal negatif dari lawatan ke Spanyol seperti kontra Barcelona musim lalu, meskipun akhirnya bisa bangkit disokong keangkeran Anfield.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB