Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Kualifikasi FIBA Asia Tetap Jalan, Presiden Harapkan Terbaik

Rabu 19 Feb 2020 16:23 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Indonesia bersiap menyambut kualifikasi FIBA Asia 2021. Indonesia akan menjamu Korea (20/2) dan Filipina (23/2) di Mahaka Arena Kelapa Gading Jakarta.

Indonesia bersiap menyambut kualifikasi FIBA Asia 2021. Indonesia akan menjamu Korea (20/2) dan Filipina (23/2) di Mahaka Arena Kelapa Gading Jakarta.

Foto: Republika/Fitriyanto
Indonesia akan menghadapi Korea Selatan dan Filipina di kualifikasi FIBA Asia.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA– Indonesia, bersama dengan Filipina dan Jepang, akan menjadi tuan rumah bersama penyelenggaraan Piala Dunia Basket FIBA tahun 2023. Untuk itu, Presiden Joko Widodo beserta jajaran terkait melakukan persiapan sejak dini untuk menyukseskan pergelaran internasional tersebut.

Baca Juga

Dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 18 Februari 2020, Kepala Negara mengatakan bahwa terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan menandakan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia. Hal tersebut harus dapat dimanfaatkan betul oleh Indonesia dengan sebaik-baiknya.

"Indonesia, Filipina, dan Jepang terpilih sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia FIBA 2023. Ini merupakan kepercayaan dunia internasional kepada negara kita yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya," ujarnya seperti dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Besok!!! . Satu hari menjelang tip-off kualifikasi FIBA Asia 2021 Qualifier Window! Yuk #kasihyangterbaik untuk mereka! . 📷: @basketballdailydose . #bolabasket #basketball #indonesia #roadtofibawc2023

A post shared by Timnas Basket Indonesia (@timnasbasket) on

Terkait hal itu, Presiden meminta jajarannya untuk mulai menyiapkan aturan hukum atau regulasi sebagai dasar bagi penyelenggaraan Piala Dunia Basket 2023 mendatang di Indonesia. Selain itu, anggaran persiapan dan penyelenggaraan juga harus dialokasikan sejak jauh hari.

"Juga segera disiapkan dan bentuk organizing committee (OC)-nya yang menyiapkan rancangan kegiatan secara komprehensif mulai dari perencanaan, penganggaran, kegiatan pra-event termasuk keamanan dan pengamanan, kesehatan, dan lain-lainnya. Juga di dalamnya dalam rangka mempromosikan wajah baru Indonesia, memperkenalkan pariwisata, dan lain-lain," imbuh Presiden Jokowi.

Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih sepakat dengan Presiden bahwa Indonesia harus memberikan hal terbaik, termasuk sukses penyelenggaraan dan prestasi. “Kita harus memberikan yang terbaik untuk Indonesia seperti yang ditegaskan oleh Bapak Presiden,” ucap Danny Kosasih dalam jumpa pers di Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (19/2).

Untuk persiapan tim nasional Indonesia, timnas dalam kondisi terbaik. “Pada windows 1 pertama ini melawan dua negara yang di atas kertas memiliki kemampuan di atas Indonesia pastinya menjadi tantangan yang cukup berat buat timnas Indonesia. Namun kami berharap bisa mencuri satu kemenangan diantara dua pertandingan tersebut,” ucap Fareza Maulana Tamrela, manajer timnas Indonesia.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Basket Nas Putra Indonesia (@timnasputra) on

“Inilah kesempatan terbaik untuk membuktikan latihan kami berbulan-bulan sejak tahun lalu. Kami sudah siap dengan berbagai skenario yang kemungkinan terjadi di FIBA Asia 2021 qualifier windows 1 ini,” ucap Rajko Toroman, pelatih kepala timnas Indonesia. “Kami akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ucap coach Toro.

Indonesia akan menjamu Korsel Kamis (20/2) di Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pertandingan kedua Indonesia melawan Filipina akan dimainkan di tempat yang sama pada Ahad (23/2).

Event ini sangat diminati oleh negara-negara peserta. Jumlah wartawan peliput yang mendaftar lebih dari 121 orang namun karena keterbatasan seat hanya sekitar 90 akreditasi yang disetujui FIBA.

Harga tiket untuk VIP1 Rp 300 ribu, VIP2 Rp 200.000, dan Tribune Rp. 100 ribu. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB