Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Siap Gunakan VAR pada 2021, PSSI Susun Timeline

Kamis 20 Feb 2020 07:00 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Endro Yuwanto

Logo PSSI

Logo PSSI

Rencananya, VAR digunakan untuk kompetisi Liga 1 2021 mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Induk organisasi sepak bola Indonesia (PSSI) tengah menyusun timeline untuk persiapan penggunaan teknologi Video Assist Referee (VAR). Rencananya, VAR digunakan untuk kompetisi Liga 1 2021 mendatang.

Dalam penyusunan timeline ini, PSSI mendapat asistensi langsung dari perwakilan IFAB dan FIFA.

"Kami berharap persiapan bisa berjalan dengan lancar sehingga teknologi VAR bisa diimplementasikan pada kompetisi Liga 1 2021. Implementasi VAR adalah salah satu upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Muaranya adalah kemajuan sepak bola Indonesia," ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri, seperti dikutip dari laman resmi, Kamis (20/2).

Menurut Cucu, selain pengembangan teknologi, pihaknya berharap dapat terus meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya wasit di Indonesia. PSSI juga akan mendorong lebih banyak wasit-wasit asal Indonesia untuk bisa mendapatkan lisensi AFC dan FIFA.

Sementara itu, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menjelaskan, VAR kick of Meeting kali ini lebih membahas teknis dan pahtway implementasi VAR di 2021. Persiapan akan dimulai dari training SDM, penerapan teknologi, survey stadion, sampai time time line plan 2021. Dalam tahapan implementasi VAR, maka PSSI akan melewati enam tahapan besar yakni, perencanaan, persiapan, offline, line (non competition), persetujuan, dan live competition.

Head of Football Service IFAB, Dirk Schlemmer menekankan, hal penting yang harus menjadi perhatian dalam pengimplementasian VAR. Antara lain communication, VAR Development, Technology Consideration and Preparation, project management, finance, monitoring, dan legal. "Edukasi harus terpenuhi dengan baik dalam rangka mendapatkan approval dari IFAB/FIFA untuk pengimplementasian VAR," ujarnya.

VAR pertama kali digunakan FIFA pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Dalam penerapannya, tidak semua pelanggaran memerlukan bantuan VAR. Kalau wasit merasa pelanggaran yang terjadi sudah dianggap jelas dan yakin dengan keputusan yang diambilnya, VAR tidak diperlukan lagi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB