Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Mourinho: Finish Empat Besar Bersama Tottenham Lebih Baik

Sabtu 22 Feb 2020 06:56 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Nidia Zuraya

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho.

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Mourinho mengaku telah menghadapi krisis lebih besar bersama Tottenham pada musim ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengatakan dia yakin finish di empat besar dengan tim Tottenham ini akan menjadi prestasi yang lebih besar. Ketimbang mengantarkan Manchester United menempati runner-up di musim 2017-18.

Mourinho sebelumnya mengatakan bahwa musim bersama United adalah yang terbesar dalam karirnya karena orang tidak tahu apa yang terjadi di balik layar.

Namun, bersama Tottenham dia telah menghadapi krisis lebih besar musim ini. Yakni dengan pemain depan musim ini dengan cederanya Harry Kane dan Son Heung-Min untuk masa periode yang lama.

Ketika ditanya pada konferensi pers pada hari Jumat (21/2) apakah keberhasilan empat besar akan melampaui pencapaian pada tahun 2018 bersama MU Mourinho menjawab: "Dalam keadaan seperti ini? Ya."

"Son dan Harry mencetak gol terbanyak yang dicetak oleh Tottenham. Musim ini sangat spesial sehingga kita akan tanpa mereka berdua pada saat yang sama dan untuk banyak pertandingan jadi ya [itu akan menjadi pencapaian yang luar biasa]." Ujarnya, dilansir dari ESPN, Sabtu (22/2)

"Bukan hanya untukku. Bukan pencapaianku. Secara kolektif untuk tim. Untuk para pemain, jika kita berhasil di urutan keempat tanpa Harry dan Son akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Itu akan menjadi prestasi luar biasa untuk tim sehingga kita harus memberikan semua yang kita miliki  . "

Mourinho kembali ke Stamford Bridge pada hari Sabtu (22/2) untuk menghadapi Chelsea yang kini dilatih Frank Lampard. Tetapi mantan manajer Blues telah mengecilkan kesempatan.

"Tidak istimewa. Satu pertandingan lagi," kata Mourinho.  "Seperti yang saya katakan pada klub saya sebelumnya, saya 200 persen milik klub.

"Satu-satunya perbedaan adalah pada akhir pertandingan saya bisa berjalan dari stadion ke rumah saya.

"Tetapi meskipun itu saya tidak akan mengambil keuntungan karena saya akan kembali ke sini untuk para pemain saya," ujarnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA