Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Mourinho Ogah Baper Hadapi Chelsea

Sabtu 22 Feb 2020 13:53 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho.

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Mou sering kesulitan menang kala kembali ke markas mantan klubnya di Stamford Bridge.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho menanggapi santai laga kontra Chelsea pada Sabtu (22/2) malam ini dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Mou tak mau terlibat perasaan ketika menghadapi mantan klub yang pernah diasuhnya selama hampir tujuh tahun.

Mou memang sering kesulitan menang manakala kembali ke Stamford Bridge. Secara statistik, dari 10 kali kesempatan menghadapi Chelsea, sebagai pelatih tim lawan, Mourinho hanya mampu mengemas empat kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kali kalah. Rekor ini kian mengecewakan apabila menilik rekor tandang Mourinho ke Stamford Bridge lantaran hanya menorehkan satu kemenangan.

Satu-satunya kemenangan yang mampu ditorehkan Mourinho di Stamford Bridge adalah kala mengantarkan Inter Milan menyingkirkan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions musim 2009/2010. Adapun laga kontra Chelsea pada Desember tahun lalu saat sudah menukangi Spurs juga berujung kekalahan 0-2.

"Untuk kembali melawan Chelsea sama saja seperti melawan West Ham atau Crystal Palace. Bagi saya sama saja. Situasinya jelas, saya di sini (Spurs) tiga bulan dan saya memikirkan klub, bukan diri sendiri," kata Mou dilansir dari situs resmi Tottenham pada Sabtu (22/2).

Meski catatan buruk menghantui di Stamford Bridge, Mou menganggap pertandingan nanti malam hanya laga biasa. Sehingga ia tak menilainya sebagai laga hidup mati.

"Memang penting tapi menurut saya biasa saja. Saya tak menyebutnya pertandingan krusial atau wajib menang, karena masih banyak pertandigan lain," sebut pelatih asal Portugal tersebut.

Pria yang memilih dipanggil the Special One itu lebih memikirkan skuatnya ketimbang terjebak nostalgia dengan Chelsea. Apalagi Tottenham yang kini duduk di peringkat kelima tengah mencoba menggeser Chelsea di peringkat keempat. "Saya memikirkan pemain dan usaha yang mereka lakukan sampai sejauh ini. Kami pernah ketinggalan 12 poin dari posisi keempat," ujar dia.

Mou mengimbau anak asuhnya mempertahankan semangat yang sempat mampu mengejar selisih 12 poin. Ia menyanjung anak asuhnya yang mampu merangkak ke posisi kelima dalam tiga bulan dengan susah payah.

"Jalani saja tiap laga seperti saya bilang di awal kedatangan. Saat itu saya minta jangan terlalu memikirkan ketinggalan 12 poin karena kami akan langsung kehilangan motivasi yang membuat kami naik sejauh ini," jelas Mou.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA