Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Bungkam Juventus, Lucas Tousart Senang Bahagiakan Fan Lyon

Kamis 27 Feb 2020 08:28 WIB

Red: Israr Itah

Lucas Tousart merayakan golnya ke gawang Juventus pada pertandingan Olympique Lyonnais melawan Juventus

Lucas Tousart merayakan golnya ke gawang Juventus pada pertandingan Olympique Lyonnais melawan Juventus

Foto: GUILLAUME HORCAJUELO/EPA
Lyon mengatasi Juventus 1-0 di Stadion Groupama pada di Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang Lucas Tousart bahagia menjadi penentu kemenangan Olympique Lyon atas Juventus dalam pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions. Lyon mengatasi Juventus 1-0 di Stadion Groupama, Lyon, Kamis (27/2) dini hari WIB. Gol Tousart membahagiakan para penggemar klub Liga Prancis itu

Baca Juga

"Saya bahagia sekali demi tim. Kami telah membuat seluruh pendukung Lyon bergembira malam ini. Saya bahagia dengan gol saya. Kami mengawali dengan baik sekali, seperti diinginkan pelatih," kata Lucas Tousart kepada BT Sports seperti dikutip laman UEFA.

"Kami sudah melewatkan secara kolektif sebuah pertandingan besar malam ini, dengan jauh lebih bagus pada babak pertama. Kami harus bermain seperti ini setiap waktu," sambung Tousart.

Pelatih Lyon Rudi Garcia mengamini pernyataan pemainnya itu dengan berkata, "Kami tidak kebobolan dan itu sangat penting ketika Anda memainkan leg pertama di kandang. Satu-satunya penyesalan saya adalah kami gagal menciptakan gol kedua ketika kami menguasai babak pertama."

Kemenangan ini membuat Lyon sudah 18 kali menang dari total 21 kali bermain pada kompetisi UEFA. 

Adapun Juventus menyesali kemenangan lawannya itu dan berusaha mengoreksi kesalahan yang mereka buat sampai membuat mereka kalah melawan klub Liga Prancis itu. "Kami kehilangan determinasi dan agresi ketika menyerang, dan selama 15 menit juga kurang bagus bertahan," kata pelatih Juventus Maurizio Sarri kepada Sky Sport Italia.

"Saya tak mengerti mengapa saya tidak bisa membuat pemain-pemain saya memahami bahwa bola harus disirkulasikan jauh lebih cepat. Itu semua berasal dari sana. Kemarin dalam latihan bola bersirkulasi dengan jauh lebih baik."

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA