Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Karena Ronaldo, Juventus Dinilai Sulit Terapkan Sarriball

Jumat 28 Feb 2020 08:36 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Leo Dubois melepas cengkramannya pada jersey Cristiano Ronaldo pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Lyon dan Juventus di Lyon, Prancis.

Leo Dubois melepas cengkramannya pada jersey Cristiano Ronaldo pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Lyon dan Juventus di Lyon, Prancis.

Foto: Laurent Cipriani/AP
Juventus takluk 0-1 dari Olympique Lyon di Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Cerita kekalahan Juventus pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions masih tersisa. Bertandang ke markas Olympique Lyon, Groupama Stadium, Kamis (27/2) dini hari WIB, Juventus menyerah 0-1.

Baca Juga

Pelatih si Nyonya Tua Maurizio Sarri kecewa berat. Ia merasa taktiknya tidak bisa diterjemahkan oleh para penggawa Bianconeri di lapangan.

Sarri identik dengan permainan menyerang, mengandalkan kecepatan operan. Ada satu dua sentuhan di sepertiga pertahanan lawan. Strategi seperti itu berhasil dijalankan di Napoli. Pada 2015 hingga 2018, Sarri membesut Partenopei.

Mantan penggawa Juventus dan Napoli, Emanuele Giacherrini berbicara mengenai hal ini. Ia memahami kerisauan eks mentornya.

Menurut dia, sulit bagi Sarri memaksakan idenya. Pertama karena Juve telah memiliki jenis permainan berbeda selama bertahun-tahun. Berikutnya lantaran si Nyonya Tua mempunyai Cristiano Ronaldo.

"Anda tidak dapat memintanya melakukan hal-hal tertentu. Dalam pandangan saya, Mandzukic orang yang ideal mempraktikkan taktik ini, tapi klub membuat pilihan lain," kata Giacherrini kepada DAZN, dikutip dari Football Italia, Jumat (28/2).

Ia tidak merasa heran jika Juventus bermain dengan tempo yang sangat lambat. Memang demikianlah budaya permainan pasukan Hitam-Putih.

Sementara Sarri didatangkan untuk mengubah hal itu. Giecherrini menerangkan, apa yang terjadi di Napoli adalah buat dari usaha keras sebuah pembelajaran.

"Bianconeri memiliki pemain yang bisa mengubah permainan, sementara Napoli menunjukkan sebuah upaya tim. Juventus bermain untuk Ronaldo, jadi Sarri yang harus beradaptasi, bukan sebaliknya," ujar sosok yang kini membela Chievo Verona itu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA