Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Yamaha, Forcada, dan Amarah Vinales

Selasa 07 Agu 2018 08:04 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Endro Yuwanto

Maverick Vinales

Maverick Vinales

Foto: EPA-EFE/EDDY LEMAISTRE
Vinales tak puas dengan paket M1 sehingga membuatnya mudah marah dan galak.

REPUBLIKA.CO.ID, BRNO -- Maverick Vinales tak hanya bermasalah dengan penampilannya yang kian buruk di lintasan saat ini. Start ke-12 di GP Brno, Republik Ceska, pembalap Movistar Yamaha ini pulang tanpa angka karena terlibat insiden dengan Bradley Smith dan Stefan Bradl di turn tiga, Ahad (5/8) petang.

Vinales secara sepihak kepada media mengumumkan ia ingin menonaktifkan kepala krunya, Ramon Forcada. Posisi Forcada akan digantikan Esteban Garcia, mantan kepala krunya saat di Moto3.

Tim internal Vinales di paddock sempat memanas selama beberapa pekan. Vinales menyebut dirinya tak akan bisa mengurangi kesenjangan 56 angka dengan Marc Marquez setelah apa yang dialaminya di Brno.

Vinales tak puas dengan paket M1. Ini membuatnya mudah marah dan galak, tidak kondusif bagi iklim internal tim. Yamaha pun turun tangan mengingatkan Vinales tidak berkomentar apapun di luar performanya di lapangan.

Sebelum briefing internal, pembalap 23 tahun itu harus bertemu Direktur Balap Yamaha, Lin Jarvis dan Direktur Komunikasi, William Favero. Vinales ditegur keras atas komentar-komentarnya kepada awak media.

Forcada diwawancarai Movistar TV di Spanyol mengaku terkejut karena Vinales berniat mencari penggantinya sebagai kepala kru. Ini karena Vinales tak pernah membicarakan hal tersebut dengannya.

"Sebelumnya dia tak pernah berbicara sama sekali dan dia tak pernah mengeluh. Ketika Yamaha memberi tahu saya bahwa dia (Vinales) akan mendapatkan kepala kru baru pada 2019, saya tak bisa berkata apa-apa lagi," kata Forcada.

Forcada mengaku tak pernah mengubah sedikit pun cara bekerjanya dalam tim. Ia juga sukses menjadi manajer selama bertahun-tahun dengan pembalap-pembalap besar, seperti Jorge Lorenzo. Vinales tampaknya membutuhkan angin segar dan ide-ide baru di paddock.

"Saya tak tahu apakah saya masih akan bertanggung jawab untuk Vinales setelah akhir pekan ini. Niat saya sebenarnya adalah terus bekerja dengan memotivasinya sampai akhir balapan 2018," kata Forcada usai GP Brno.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA