Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Berharap Kebangkitan Pebulu Tangkis Tunggal Putri

Kamis 17 Jan 2019 13:49 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Pemain putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung

Pemain putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung

Foto: Humas PBSI
Kebangkitan tunggal putri sebetulnya sudah ditandai dengan penampilan Gregoria.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim tunggal putri Indonesia membuka tahun 2019 dengan optimisme lewat satu gelar yang dipersembahkan Fitriani di ajang Thailand Masters 2019 pada pekan lalu. Gelar pertama untuk Indonesia di tahun ini justru datang dari sektor tunggal putri yang selama beberapa tahun belakangan belum dapat menghasilkan gelar juara.

Kebangkitan tunggal putri sebetulnya sudah ditandai dengan penampilan Gregoria Mariska Tunjung yang mulai menanjak pada tahun lalu. Gregoria beberapa kali menundukkan pemain yang lebih diunggulkan hingga peringkatnya kini melesat ke posisi 18 dunia.

Tim tunggal putri optimistis untuk terus meningkatkan prestasi dan penampilan di tahun 2019, termasuk pada ajang di kandang sendiri yang akan dilangsungkan pekan depan, yaitu Daihatsu Indonesia Masters 2019.

"Fitri jadi juara di Thailand Masters, Gregoria progresnya lumayan tahun lalu, sehingga rankingnya naik. Semua ini proses, anak-anak butuh jam terbang, butuh pengalaman untuk capai hasil maksimal," ujar asisten pelatih tunggal putri PP PBSI, Minarti Timur, dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (17/1). "Mudah-mudahan kemenangan Fitri di Thailand bisa membawa dampak positif, menambah motivasi pemain tunggal putri yang lain untuk latihan lebih keras dan bersaing di level elite dunia."

Daihatsu Indonesia Masters 2019 akan dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta, pada 22-27 Januari 2019. Berdasarkan hasil undian yang telah dirilis, di babak pertama, Fitri akan berhadapan dengan Line Kjaersfeldt (Denmark) dan Gregoria ditantang Aya Ohori (Jepang). Sedangkan, Ruselli Hartawan harus merangkak dari babak kualifikasi melawan Li Chiang Ying dari Taiwan.

"Semua ada kans menang, yang penting pantang menyerah dulu, apalagi kami tuan rumah dan didukung penonton di Istora. Mudah-mudahan bisa tampil bagus," jelas Minarti. "Mungkin anak-anak punya target pribadi, kalau dari saya, yang penting mereka bisa mengeluarkan kemampuan maksimal mereka, nekad, berani, siap capek, dan fokus. Menang-kalah itu nanti urusannya, Tuhan yang menentukan, yang penting mau berusaha."

Selain tiga wakil di atas, sektor tunggal putri Indonesia di Daihatsu Indonesia Masters 2019 juga akan diwakili oleh Dinar Dyah Ayustine dan Lyanny Alessandra Mainaky.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA