Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

PBSI Pantau Pemain untuk Tim Junior Pelatnas di Superliga

Selasa 02 Okt 2018 05:19 WIB

Red: Hazliansyah

Susy Susanti

Susy Susanti

Foto: ANTARA/Rosa Panggabean
Kejuaraan superliga junior akan mempermudah PBSI mencari bibit pemain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjadikan kejuaraan Blibli.com Superliga Junior 2018 sebagai ajang pemantauan pemusatan latihan nasional. Untuk mencari pemain-pemain yang akan masuk dalam tim junior inti nasional menuju kejuaraan-kejuaraan beregu internasional.

"Kejuaraan seperti ini lebih memudahkan kami untuk mencari pemain karena para pemain-pemain yang ikut tentu pemain andalan masing-masing klub. Jangkauan kami untuk mencari pemain tidak terlalu luas dengan melihat potensi dalam kejuaraan itu," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti selepas konferensi pers Kejuaraan Blibli.com Superliga Junior 2018, Senin (1/10).

Susy mengatakan, Kejuaraan Superliga Junior juga menjadi ajang pemantauan bagi pelatnas PBSI untuk melihat mental dan keberanian para atlet-atlet klub pada pertandingan beregu.

"Pada poin-poin kritis permainan atau dalam penentuan bagi tim, bagaimana? Itu akan menjadi acuan penilaian kami tidak hanya teknik, tapi juga mental, keberanian, keyakinan, dan kepintaran mereka di lapangan," kata Susy.

Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu mengatakan pertandingan beregu dapat mengungkap potensi pemain-pemain junior, terutama kerja sama dalam tim.

"Kami butuh pemain yang saling mendukung dalam pertandingan beregu, bukan pemain yang egois. Penentuan kemenangan itu dari semua pemain dalam pertandingan beregu," kata Susy.

Pemain yang mampu bermain rangkap, baik pada nomor tunggal ataupun ganda, menurut Susy, akan lebih dibutuhkan dalam kejuaraan beregu.

Susy menambahkan pertandingan-pertandingan dalam kejuaraan beregu dapat meningkatkan mental dan kemampuan bertanding pemain pada pertandingan perorangan.

"Lihat saja Anthony Ginting. Pada pertandingan beregu dia sudah main total, tapi kalah. Itu menjadi pelajaran baginya sehingga pada pertandingan perorangan dapat bermain lebih baik dan lebih yakin, secara teknik dan strategi," kata Susy.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA