Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

PBSI Serahkan Keputusan Soal Marcus di Kejurnas kepada Klub

Senin 17 Des 2018 22:27 WIB

Red: Israr Itah

Marcus Fernaldi Gideon melepas smash ke arah pasangan Jepang Takeshi Kamura dan  Keigo Sonoda pada laga final ganda putra  Denmark Open di Odense, Denmark, Ahad (21/10)

Marcus Fernaldi Gideon melepas smash ke arah pasangan Jepang Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda pada laga final ganda putra Denmark Open di Odense, Denmark, Ahad (21/10)

Foto: Claus Fisker / Ritzau Scanpix via AP
Marcus mengalami cedera leher dan mundur pada World Tour Finals 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyerahkan keputusan untuk mengikutsertakan Marcus Fernaldi Gideon dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2018 kepada klub Jaya Raya. Marcus mengalami cedera leher dan mundur pada World Tour Finals 2018.

Baca Juga

"Dalam daftar nama memang ada nama Marcus. Tapi, apakah diturunkan atau tidak itu tergantung klub. Saya belum bertemu langsung tapi memang ada ototnya yang tertarik salah posisi tidur. Marcus juga pernah punya cedera tangan sebelumnya sehingga tidak ingin memaksakan diri dalam World Tour Finals," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti dalam jumpa pers Kejurnas 2018 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (17/12).

Susy mengaku belum mendapatkan laporan dari dokter yang menangani cedera otot leher Marcus setelah atlet pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo itu mengikuti World Tour Finals 2018 di Guangzhou, China. Ia menilai, BWF harus bijaksana dan tidak membebani atlet dengan jumlah turnamen mencapai 12 hingga 15 setiap tahun yang wajib diikuti. BWF, tegasnya, tidak hanya datang membebani atlet demi sponsor.

Susy mengusulkan delapan hingga sembilan turnamen saja yang harus diikuti atlet-atlet peringkat 10 dunia, tidak mencapai 12 turnamen. "Selain itu, para atlet juga harus mengikuti kejuaraan multi-cabang olahraga yang jumlahnya mencapai tiga hingga empat kejuaraan setiap tahun," katanya.

Sebelumnya, pasangan Kevin/Marcus mundur dalam pertandingan ketiga penyisihan grup A World Tour Finals 2018 yang sedianya akan menghadapi pasangan Cina Han Chengkai/Zhou Haodong pada Jumat (14/12).

"Otot leher Marcus ketarik pada pertandingan kemarin. Kami khawatir kondisinya semakin parah sehingga kami memutuskan agar mereka mundur," kata pelatih ganda putra pemusatan latihan nasional Aryono Miranat.

Klub bulu tangkis Jaya Raya, dalam Kejurnas PBSI 2018, masuk dalam Divisi I dan akan bersaing dengan enam klub lain yaitu Djarum Kudus, Mutiara Cardinal Bandung, SGS PLN Bandung, Exist Jakarta, Berkat Abadi Banjar Baru, dan PBAD Bandung. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA