Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Risma Ingin Kejuaraan Dunia Menembak Digelar di Surabaya

Rabu 20 Mar 2019 22:12 WIB

Red: Israr Itah

Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini

Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini

Foto: Dok Pemkot Surabaya
Pembangunan lapangan tembak modern di Surabaya ini sudah memasuki tahap akhir.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menawarkan kejuaraan menembak tingkat dunia bisa digelar di Lapangan Tembak Internasional, Kedung Cowek, Surabaya. Pembangunan lapangan tembak modern di Surabaya ini sudah memasuki tahap akhir.

"Kalau nanti ini sudah selesai, saya akan tawarkan ke mereka. Mungkin tahun 2020 kejuaraan dunia menembak bisa dilakukan di sini," kata Wali Kota Risma saat melakukan sidak di lokasi pembangunan lapangan tembak, Rabu (20/3).

Menurut dia, beberapa waktu lalu rencananya Kota Surabaya dijadikan tempat kejuaraan dunia menembak, tapi karena lapangan itu belum selesai, maka dibatalkan. Risma memastikan arena untuk latihan menembak itu ditargetkan rampung dan diusahakan bisa berfungsi tahun ini juga. "Tapi ini masih ada satu lagi yang harus kita bangun, tapi Insya Allah tahun ini kelar semuanya," ujarnya.

Bagi Risma, pembangunan lapangan tembak internasional ini sangat penting karena ternyata Kota Surabaya sudah dipercaya dan sudah dikenal oleh para shooter atau penembak profesional. Selain itu, Risma juga menilai pembangunan lapangan tembak internasional itu sangat potensial karena banyak penembak profesional dari dalam dan luar negeri sering menggelar acara di Surabaya.

Oleh karena itu, lanjut dia, apabila lapangan ini sudah selesai, maka nanti bisa disewakan dan saat ini sudah disusun peraturan daerah untuk sewa lapangan itu. "Yang jelas kami memanfaatkan lahan lahan kami, karena tidak ada yang tahu barangkali suatu saat nanti Surabaya bisa jadi tempat untuk Olimpiade, makanya di sini dibangun lapangan tembak ini," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya Iman Krestian Maharhandono menjelaskan lapangan tembak internasional itu dibangun di atas lahan seluas 3 hektare milik Pemkot Surabaya. Dalam satu lokasi, akan dibangun dua arena lapangan tembak outdoor dan indoor.

"Yang outdoor atau blok A, sudah kita bangun tahun lalu dan sudah selesai strukturnya. Tahun ini hanya sedikit pekerjaan struktur lanjutan dan ada pekerjaan mekanikal elektrikal, plumbing dan finishing," kata Iman saat mendampingi Risma sidak.

Nantinya, lanjut dia, gedung yang outdoor ini akan terdiri dari dua lantai. Lantai pertama akan ada arena tembak prestasi 25 meter yang terdiri dari 32 line, arena tembak prestasi 50 meter yang terdiri dari 30 line, arena tembak reaksi 8x20 yang terdiri dari 3 arena, arena tembak reaksi 12x20 yang terdiri dari 2 arena, dan arena tembak reaksi 20x20 yang terdiri 1 arena.

Sedangkan di lantai 2, akan ada arena tembak reaksi 8x20 yang terdiri dari 6 arena, arena tembak reaksi 12x20 yang terdiri dari 4 arena, arena tembak reaksi 20x20 yang terdiri dari 2 arena dan fasilitas penunjang lainnya.

"Jadi, tahun 2018 kami menyelesaikan pematangan lahan secara keseluruhan, pemagaran dan penyelesaian struktur blok A. Sedangkan tahun 2019 ini, kami akan melanjutkan finishing dan mep blok A dan saat ini proses lelangnya sedang berlangsung," ujarnya.

Selain itu, ia mengaku juga sedang mempersiapkan perencanaan lapangan tembak yang indoor" atau blok B. Rencananya, lelang terpisah ini juga dilakukan tahun ini. Di blok B ini, akan dibangun 3 lantai yang terdiri dari lantai pertama atau basement yang bisa digunakan untuk parkir mobil sebanyak 65 unit dan beberapa fasilitas penunjang lainnya.

Lantai dua atau lantai ground bisa digunakan untuk arena menembak prestasi 10 meter sebanyak 60 line, dan lantai tiga atau lantai rooftop bisa digunakan untuk perkantoran dan fasilitas penunjang lainnya.

"Sesuai arahan Bu Wali Kota, semuanya ditargetkan rampung tahun ini, mohon doa untuk semuanya," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA