Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Vettel Bidik Kebangkitan Ferrari di GP Bahrain

Kamis 28 Mar 2019 06:30 WIB

Red: Israr Itah

Sebastian Vettel

Sebastian Vettel

Foto: AP Photo/Geert Vanden Wijngaert
Vettel berharap desain tradisional trek sepanjang 5,4 km di Sakhir bisa membantu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebastian Vettel mengincar gelar juara ketiga kali berturut-turut di GP Bahrain pada Ahad (31/3), setelah mendapati mobil Ferrari SF90 yang ia kendarai tak memiliki kecepatan di seri pembuka Formula 1 (F1) di Australia. Menuai hasil positif di tes pramusim, pembalap asal Jerman dan rekan satu timnya Charles Leclerc, finis keempat dan kelima di Melbourne. Selisih waktunya hampir satu menit dari juara GP Australia, Valtteri Bottas, yang dominan dengan mobil Mercedes-nya.

Baca Juga

Vettel berharap desain lebih tradisional trek sepanjang 5,4 km di Sirkuit Sakhir bisa membantu mereka membuka potensi penuh mobil SF90. "Di Bahrain, setiap kesalahan dibayar dengan waktu. Oleh karena itu kalian harus sangat berhati-hati ketika menyalip, tunggu kesalahan kecil pembalap di depan dan coba untuk melewatinya. Titik ideal untuk menyerang? Tikungan 1 dan tikungan 14, setelah dua lintasan lurus panjang," kata Vettel, yang sudah empat kali meraih trofi juara di Bahrain, dalam akun Twitter-nya, Rabu (27/3). 

Tim yang bermarkas di Maranello, Italia itu menjadi tim tersukses di Bahrain dengan mengantongi enam kemenangan. Trofi juara pertama diraih Michael Schumacer pada balapan perdana di sirkuit itu pada 2004. Kemudian Felipe Massa berjaya di Sakhir pada 2007 dan 2008. Dua musim kemudian, 2010, giliran Fernando Alonso yang meraih podium bersama tim berjuluk Kuda Jingkrak itu di sana.

Vettel menjadi juara bertahan di Sakhir setelah mengantongi dua trofi pada dua musim terakhir bersama Ferrari dan dua kali ketika masih membalap untuk Red Bull Racing pada 2012 dan 2013. "Di Bahrain, kami berharap bisa melihat dampak dari koreksi yang kami buat," kata kepala tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto seperti dikutip Reuters, Rabu.

Ia mengatakan, Ferrari menyadari kompetitor mereka sekali lagi akan sangat kuat. Dengan mempertimbangkan itu, Ferrari bersemangat untuk kembali ke trek dan bersaing ketat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA