Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Sabtu, 20 Ramadhan 1440 / 25 Mei 2019

Lewis Hamilton Waspadai Pemutakhiran Ferrari dan Red Bull

Jumat 26 Apr 2019 01:04 WIB

Red: Israr Itah

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton.

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton.

Foto: EPA/Franck Robichon
Mercedes sadar mereka harus menjaga momentum untuk tetap berada terdepan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mewaspadai pemutakhiran yang dibawa tim rival, Ferrari dan Red Bull, di balapan GP Azerbaijan, akhir pekan ini. Walaupun kokoh di puncak klasemen konstruktor dengan unggul 57 poin dari Ferrari di posisi dua dan 78 poin dari Red Bull di peringkat tiga, Mercedes sadar mereka harus menjaga momentum untuk tetap berada terdepan dari rival-rivalnya tahun ini.

"Akhir pekan ini Ferrari bisa sangat cepat," kata juara dunia lima kali itu seperti dikutip dari laman resmi Formula 1 pada Kamis (26/4). "Mereka mendapatkan upgrade, (trek ini) bekerja baik bagi mereka di tahun-tahun sebelumnya. Red Bull, dengan power unit baru, bahkan bisa lebih dekat."

Ferrari tidak mengungkap secara detail upgrade yang akan mereka bawa, namun salah satu yang terlihat adalah adanya desain aerodinamika baru dari bagian dasar mobil SF90 mereka. Sedangkan Red Bull dan juga Toro Rosso akan menggunakan mesin pengapian dalam Spec 2 dari Honda, yang disebut mampu meningkatkan reliabilitas dan menawarkan sedikit tambahan tenaga.

Hamilton menyatakan akan menjadi tugas berat bagi Mercedes untuk bisa mengulang kesuksesan rekor finis 1-2 mereka di balapan keempat yang akan dilangsungkan di sirkuit jalan raya Baku itu. Oleh karena itu, tim mekanik Mercedes terus disibukkan dengan pengembangan paket mobil W10 agar mobil mereka bisa semakin kuat di lintasan.

"Kami telah memahami banyak analisa," kata pembalap asal Inggris itu. "Di mana kelemahan kami, di mana kekuatan kami di balapan terakhir. Saya harap kami datang ke sini dengan memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan apa yang kami lalui di tiga balapan pertama."

Sirkuit Baku menjadi trek terpanjang kedua dan salah satu yang tercepat di kalender F1 setelah Spa-Francorchamps.

Tak hanya memiliki lintasan lurus terpanjang, 2,1 km, Baku juga didesain dengan sejumlah tikungan lambat dan sempit bersisikan tembok pembatas melewati kota tua setempat layaknya separuh Monza dan separuh Monako. "Ferrari cepat di lintasan lurus, jadi aku mengantisipasi jika mereka akan sangat-sangat kuat akhir pekan ini," kata Hamilton.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA