Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Rakernas PGI Dorong Atlet Bersaing di Asia dan Dunia

Jumat 26 Apr 2019 21:08 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Rakernas PGI 2019.

Rakernas PGI 2019.

Foto: Dok PGI
Atlet-atlet golf di Indonesia pada umumnya lahir dan berkembang dari orang tua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atlet-atlet amatir golf Indonesia didorong untuk dapat bersaing di tingkat Asia dan dunia. Itu disampaikan oleh Murdaya PO selaku Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) kepada media pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Pondok Indah Golf, Jakarta, Jumat (26/4).

“Program kerja kami nomor satu adalah pembinaan prestasi pelatihan untuk para atlet agar empat tahun ke depan mereka lebih maju. Pelatihannya harus sistematik, dilatih oleh pelatih-pelatih pro high performance supaya atlet-atlet kita bisa masuk ke tingkat Asia dan dunia,” kata Murdaya. 

Menurutnya, pengembangan atlet haruslah dirancang, bukan karena kebetulan. Setiap atlet harus memiliki komitmen untuk berprestasi, karena teknik bermain saja belum cukup, harus disertai mental bertanding yang kuat. 

Selama ini atlet-atlet golf di Indonesia pada umumnya lahir dan berkembang dari orang tua mereka masing-masing. Masih jarang sekali ada perkumpulan yang memfasilitasi para pegolf muda. 

Di sisi lain, setiap perkumpulan golf wajib mempunyai program pembinaan junior dan amatir. Oleh karena itu, Murdaya mengimbau Pengurus Provinsi (Pengprov) PGI dan perkumpulan golf yang merupakan anggota PGI agar dapat menjalankan program pembinaan junior dan amatir secara sistematis dan berkelanjutan. 

Tidak dapat dimungkiri bahwa masyarakat luas masih menganggap golf sebagai olahraga yang mahal karena peralatan dan harga sewa lapangan yang relatif mahal, sehigga olahraga ini belum menjadi olahraga yang popular. Bahkan, masyarakat belum peduli terhadap prestasi atlet-atlet golf kita. 

Selain itu, belum banyak anak-anak muda yang tertarik dengan olahraga golf. Alasannya antara lain adalah waktu permainan yang cukup lama, belum ditonton oleh banyak orang, belum ada atlet golf Indonesia yang popular. Kebanyakan anak muda bermain golf karena ajakan dan dorongan dari orang tuanya, belum karena keamuannnya sendiri. 

Rakernas ini dilaksanakan untuk mengkonsolidasikan organisasi PGI dan penyampaian program kerja PGI kurun waktu 2018-2022. Dalam Rakernas ini disampaikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga hasil MUNAS PGI yang lalu, program kerja semua bidang dan badan profesi serta sosialisasi peraturan golf terbaru.

Bidang-bidang PB PGI terdiri dari Bidang Pembinaan, Pertandingan, Peraturan & Status Amatir, Course Rating, Handicap, Perwasitan, Organisasi, Hubungan Antar Lembaga, dan Media.  

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA