Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Ganda Campuran Potensi Sumbang Poin Atas Inggris dan Denmark

Kamis 16 Mei 2019 11:37 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Gloria Emanuelle Widjaja

Gloria Emanuelle Widjaja

Foto: Antara/Ismar Patrizki
Indonesia membawa tiga wakil ganda campuran di Piala Sudirman 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, NANNING -- Indonesia akan berhadapan dengan dua negara Eropa di babak penyisihan Grup B Piala Sudirman 2019, yaitu Inggris dan Denmark. Penyisihan akan dilangsungkan mulai Ahad (19/5) dimulai dengan laga Indonesia melawan Inggris.

Pemain spesialis ganda campuran Gloria Emanuelle Widjaja mengaku optimistis tim ganda campuran bisa mengatasi wakil Inggris dan Denmark. Indonesia membawa tiga wakil ganda campuran, yaitu Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.

Inggris juga membawa tiga pasangan ganda campuran yaitu Chris Adcock/Gabrielle Adcock, Marcus Ellis/Lauren Smith, dan Ben Lane/Jessica Pugh. Hafiz/Gloria punya rekor imbang 1-1 melawan Duo Adcock, unggul 1-0 atas Lane/Pugh, dan tercatat belum pernah bertemu dengan Ellis/Smith.

Sedangkan tim Denmark diperkuat pasangan Niclas Nohr/Sara Thygesen. Akan tetapi hingga hari ini, dalam daftar pemain Denmark tidak ada nama pasangan Mathias Bay-Smidt/Rike Soby yang merupakan juara Swiss Open 2019. Namun nama Soby masuk di tim inti, begitu pula Mathias Christiansen yang sebelumnya berpasangan dengan Christinna Pedersen yang telah gantung raket.

"Kami sudah pernah bertemu Adcock/Adcock, pernah menang dan pernah kalah. Kalau wakil Denmark, kami belum pernah bertemu. Pasangan Eropa kurang lebih sama tipe permainannya, yang penting itu kami di lapangan. Saya optimisris tim ganda campuran bisa mengatasi Inggris dan Denmark," kata Gloria dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (16/5).

Jelang keberangkatan ke Nanning, Hafiz/Gloria tak punya banyak waktu untuk latihan persiapan karena baru saja kembali dari New Zealand Open 2019. "Persiapan kami cuma sekitar tujuh hari. Mau nggak mau, kami di tim ganda campuran mencoba untuk total dalam sisa hari persiapan itu. Yang paling penting kami harus all out di lapangan," jelas Gloria.

Capaian yang diraih Hafiz/Gloria di beberapa turnamen belakangan membuat rasa percaya diri keduanya meningkat. Di German Open 2019, Hafiz/Gloria finis sebagai runner up. Pasangan ranking enam dunia ini juga menjadi semifinalis di India Open 2019, Singapore Open 2019, serta New Zealand Open 2019.

"Hasil yang didapat tim ganda campuran di beberapa turnamen terakhir mungkin jadi pertimbangan kalau ganda campuran juga bisa dijadikan andalan dapat poin. Memang hasilnya lumayan, nggak terlalu timpang dengan yang lain, jadi rasa percaya diri kami meningkat. Kami punya kans juga untuk sumbang poin," kata Gloria menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA