Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Cerita Islam dari Pogba

Rabu 12 Jun 2019 09:22 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Endro Yuwanto

Pogba saat umrah.

Pogba saat umrah.

Foto: Youtbe.com
Pogba merasakan bagaimana selama ini Islam disalahpahami oleh publik dan media.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba buka-bukaan soal keyakinannya menjadi seorang Muslim. Pogba merasakan kedamaian batin dan menjadi orang yang lebih baik saat ini.

Seperti dilansir Daily Sabah, Rabu (12/6), pesepak bola Prancis itu tidak selalu religius. Dalam sebuah wawancara dengan harian Inggris The Times Life Times, Pogba mengatakan ibunya mempraktikkan Islam, tetapi tidak membesarkan ketiga putranya sebagai Muslim.

Ketika beranjak dewasa, Pogba mulai tertarik pada Islam karena teman-temannya. Setelah melewati masa-masa sulit, ia memutuskan berkomitmen mempraktikkan Islam.

Bulan lalu, fotonya yang sedang beribadah umrah di Makkah, Saudi Arabia beredar. Pogba merasa hidupnya berubah usai menjalankan ibadah tersebut. “Itu (umrah) membuat saya berubah, menyadari hal-hal dalam hidup. Saya kira, mungkin, itu membuat saya lebih damai di dalam,” kata dia.

Pogba mengatakan, interaksi dengan teman-teman Muslim membuatnya belajar Islam sendiri. “Itu terjadi karena saya mempunyai banyak teman yang beragama Islam. Kami selalu berbicara,” ujar dia.

Pogba dan teman-temannya mendiskusikan banyak hal bersama. Hingga akhirnya, pemain usia 26 tahun ini melakukan instropeksi diri dengan berdoa. “Saya merasa benar-benar baik. Sejak hari itu, saya (terus) melanjutkan,” jelas dia.

Pogba juga merasakan ihwal bagaimana selama ini Islam disalahpahami oleh publik dan media. Namun, ia memastikan, Islam adalah hal yang indah.

Pogba menjelaskan, melaksanakan ibadah shalat lima kali sehari merupakan salah satu rukun Islam. Ia selalu memohon ampun usai melaksanakan salat dan bersyukur atas segala nikmat Allah SWT. “Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya dan itu membuat saya, mungkin, menjadi orang yang lebih baik. Anda lebih memikirkan kehidupan setelah mati. Kehidupan ini memiliki ujian,” ucapnya.

Mantan pemain Juventus ini menjelaskan, Islam mengajarkan penghormatan yang mendalam kepada semua manusia, baik itu sesama Muslim atau bukan. Karena itu, lanjut dia, dalam hubungan dengan semua manusia, umat Islam harus menghormati orang lain. “Islam hanya ini, penghormatan terhadap kemanusiaan dan segalanya,” kata dia menegaskan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA