Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Loew Ungkap Oezil tak Meresponsnya Usai Putuskan Pensiun

Kamis 30 Aug 2018 00:45 WIB

Red: Israr Itah

Mesut Oezil

Mesut Oezil

Foto: AP Photo/Michael Probst
Loew diberi tahu mengenai pensiunnya Oezil dari timnas melalui penasihat sang pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Pelatih Jerman Joachim Loew mengatakan, Mesut Oezil telah mengabaikannya setelah sang gelandang mengundurkan diri dari tim nasional. Menyusul kekisruhan seputar fotonya dengan Presiden Turki Tayyip Erdohan menjelang Piala Dunia 2018 pada Juni.  

Juara dunia 2014 itu dipermalukan setelah mereka tersingkir paling awal dari Piala Dunia selama 80 tahun. Mereka terdepak dari fase grup menyusul dua kekalahan dari tiga pertandingan yang dimainkannya.

Ozil mengumumkan pengunduran dirinya dari timnas tidak lama setelah kembali dari turnamen di Rusia setelah mendapat banyak kritik karena berfoto dengan Erdogan. Rekan setimnya di timnas Ilkay Gundogan juga ikut berfoto.

Ozil, anggota Die Mannschaft yang menjuarai Piala Dunia 2014, mengatakan ia menghadapi rasialisme dan tidak dihormati karena darah Turkinya.

Loew mengatakan pada Rabu bahwa ia gagal menghubungi gelandang Arsenal itu. Loew diberi tahu mengenai pensiunnya Oezil dari timnas melalui penasihat sang pemain.

"Sang pemain tidak menghubungi saya. Pada masa lalu, hal itu terjadi ketika para pemain pensiun (dari tim nasional)," kata Loew.

Loew mengatakan setelah dihubungi sang penasihat, ia menghubungi dan mengirim pesan kepada sang pemain, tanpa pernah mendapat balasan.

"Mesut memilih jalan yang berbeda. Saya berulang kali berusaha mencapai dia melalui pesan atau telpon, namun itu mustahil. Saya harus menerimanya," kata Loew.

Oezil dan rekan setimnya di timnas Guendogan dicemooh oleh para penggemar Jerman pada pertandingan-pertandingan pemanasan sebelum Piala Dunia di Rusia. Oezil mengatakan setelah turnamen itu bahwa Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel menyalahkan dirinya karena penampilan buruk Jerman.

"Kami mengalami banyak hal bersama-sama. Kami memenangi Piala Dunia bersama-sama (pada 2014). Hal itu bertahan selamanya," kata Loew mengenai Oezil.

Ia memuji Oezil sebagai pesepak bola luar biasa. Menurut Loew, akan ada diskusi pada satu titik. "Saya akan berharap ia akan menghubungi saya secara pribadi untuk membicarakan beberapa hal," ungkapnya.

Loew juga menolak klaim adanya rasiaisme dari sang pemain. Ia mengatakan, hal itu tidak terjadi di timnas Jerman selama ia menjadi pelatih. "Saya memahami kasus itu," ucapnya.

Jerman akan bermain melawan juara dunia Prancis untuk Liga Bangsa-Bangsa Eropa (UEFA Nations League) yang baru pada 6 September. Setelah itu, Jerman akan berhadapan dengan Peru pada pertandingan persahabatan internasional.

 

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA