Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Portugal Menanti Tuah dari Kembalinya Sang Kapten

Jumat 22 Mar 2019 12:02 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Portugal tak terkalahkan tanpa Ronaldo.

Portugal tak terkalahkan tanpa Ronaldo.

Menghadapi Ukraina, Portugal kembali diperkuat CR7.

REPUBLIKA.CO.ID, LISBOA -- Tim nasional (timnas) Portugal bakal menjamu lawannya, timnas Ukraina, pada laga perdana Kualifikasi Grup B Piala Eropa 2020 yang bakal berlangsung di Estadio da Luiz, Sabtu (23/3) dini hari WIB. Menjelang laga, kedua tim bisa dikatakan sedang dalam performa prima.


Tim asuhan Fernando Santos tak terkalahkan dalam lima laga terakhir dengan catatan dua hasil imbang dan tiga kemenangan. Hasilnya, Selecao da Quinas berhasil mejeng di puncak teratas Liga Bangsa-Bangsa Liga A Grup 3.

Rentetan hasil positif tersebut tentunya ingin dipertahankan oleh Fernando Santos, terlebih mereka sudah kembali diperkuat pemain andalannya, Cristiano Ronaldo. Sang bintang sudah memutuskan untuk kembali ke kamp pelatihan Portugal bersama rekan-rekan setimnya.

Kehadiran Ronaldo tentu menjadi sorotan lebih. Timnas Portugal juga berharap kembalinya penggawa Juventus itu mampu meningkatkan kualitas performa mereka. Hal yang disambut positif oleh full-back Joao Cancelo.

"Ketika Anda bergabung dengan skuat yang kuat, seorang pemain seperti Cristiano, kami semakin kuat. Dia menambah kualitas ke tim manapun," ujar Joao Cancelo dikutip dari Express.

Sebelum bergabung dengan timnas Portugal, Ronaldo absen saat Juve bertemu Genoa pada lanjutan Seri A akhir pekan kemarin. Namanya bahkan tak masuk dalam daftar pemain Bianconeri. Absennya Ronaldo bersama klub menambah keuntungan bagi Portugal sebab CR7 bakal lebih segar saat memperkuat negaranya dalam babak Kualifikasi Euro 2020. "Kami tentu berharap bisa mempertahankan laju positif dan fokus pada setiap pertandingan," kata Cancelo.

Fernando Santos diprediksi bakal mengusung formasi 4-4-2 dengan menduetkan Goncalo Guedes dan Ronaldo di lini depan. Sedangkan, untuk posisi tengah diisi Joao Moutinho, Bernardo Silva, Carvalho, serta Joao Mario.

Di kubu tim tamu, Ukraina datang dengan kondisi cukup mengesankan. Dalam tiga partai terakhir, anak asuh Andriy Shevchenko tak tersentuh kekalahan dengan dua kemenangan dan sekali imbang versus Italia.


Akan tetapi, si Kuning Biru dipastikan datang dengan skuat ala kadarnya. Ukraina bakal tanpa pemain andalannya, Andriy Yarmalenko, yang masih mengalami cedera. Meskipun pelatih Shevchenko masih tetap yakin anak asuhnya dapat memberikan perlawanan kepada sang juara bertahan.

"Kami tahu bahwa kami tidak cukup baik dalam beberapa laga terakhir, tetapi saya yakin anak-anak akan memberikan yang terbaik ketika berlaga di Kualifikasi Euro," kata Shevchenko menjelaskan, dikutip Bleacher Sport.

Ketenangan Sheva, sapaan akrab Shevchenko, dilatarbelakangi dengan adanya striker naturalisasi Junior Moraes. Pesepak bola berdarah Brasil resmi telah berpindah kewarganegaraan dan memperkuat timnas Ukraina.

Bermain bersama Shakthar Donetsk, Moares sukses memimpin daftar pencetak gol Liga Utama Ukraina dengan membuat 16 gol dan memasok enam assist dari 22 laga yang dimainkan. Portugal dan Ukraina baru bertemu dua kali, yaitu pada Kualifikasi Piala Dunia 1998. Hasil akhir sama kuat, yakni sekali menang dan sekali kalah bagi dua kesebelasan. Alhasil, meski Ukraina datang sebagai tim underdog, Portugal patut mewaspadai lawannya. ed: gilang akbar prambadi

 

Angka dan Fakta:


1 Kedua tim pernah bertemu sebanyak dua kali dengan masing-masing memetik satu kekalahan dan satu kemenangan.


2 Portugal, yang memenangkan Kejuaraan Eropa pada 2016, akan berusaha mempertahankan gelar tersebut. Jika berhasil, mereka hanya akan menjadi tim nasional kedua dalam sejarah kompetisi untuk mempertahankan gelar (Spanyol memenangkan gelar pada 2008 dan 2012).

2 Portugal memuncaki grup dalam ajang Liga Bangsa-Bangsa UEFA Liga A Grup 1. Selama periode ini, mereka mengamankan dua kemenangan dan dua kali imbang.

3 Ukraina memenangkan grup mereka di Liga Bangsa-Bangsa UEFA- Liga B Grup 2. Mereka mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan

1998 Kedua tim terakhir kali bertermu pada Kualifikasi Piala Dunia 1998 dengan sama-sama mengantongi satu kemenangan dan satu kekalahan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA