Wednesday, 23 Syawwal 1440 / 26 June 2019

Wednesday, 23 Syawwal 1440 / 26 June 2019

Timnas Spanyol dan Adidas Akhiri Kontrak Kerja Sama

Selasa 21 May 2019 21:18 WIB

Red: Didi Purwadi

Para pemain timnas Spanyol memberi aplaus kepada penonton seusai laga penyisihan grup Piala Dunia 2018 lawan Maroko, Selasa (26/6) dini hari WIB. Spanyol lolos ke babak 16 besar.

Para pemain timnas Spanyol memberi aplaus kepada penonton seusai laga penyisihan grup Piala Dunia 2018 lawan Maroko, Selasa (26/6) dini hari WIB. Spanyol lolos ke babak 16 besar.

Foto: EPA/Armando Babani
Kontrak kerja sama Timnas Spanyol dan Adidas baru akan berakhir pada 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Adidas dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama mereka. Meski, kontrak mereka baru akan berakhir pada 2026.

RFEF telah mengindikasikan bahwa mereka akan memulai negosiasi dengan perusahaan lainnya yang tertarik menjadi sponsor jersey mereka. Federasi tersebut menyebutkan bahwa ketidakberesan dalam kontrak menjadi penyebab mereka mengakhiri kerja sama dengan perusahaan asal Jerman tersebut.

''Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) hari ini akan memulai periode negosiasi untuk sebuah kesepakatan dengan pemasok pakaian olahraga baru,'' tulis RFEF, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Marca, Selasa (21/5).

Semua brand yang memutuskan ingin menjadi sponsor, akan memiliki kesempatan untuk menghubungi RFEF dengan tujuan menjadi pemasok selanjutnya dari peralatan tim nasional Spanyol dan peralatan olahraga. Perjanjian dengan Adidas dinilai tidak memenuhi kriteria legalitas, transparansi, dan keadilan yang minimal bisa diterima RFEF.

''RFEF tetap akan mematuhi komitmen mereka dengan Adidas sampai bisa mencapai kesepakatan baru dengan produsen lain,'' sebutnya.

Bila federasi tersebut memutuskan secara sepihak, maka Adidas akan menerima kompensasi. Sedangkan, RFEF berkewajiban untuk tidak bernegosiasi dengan merek lain sampai satu tahun sebelum kontrak berakhir.

Sumber : Antara/Marca
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA