Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Kejutan, Roma Singkirkan Barcelona di Liga Champions

Rabu 11 Apr 2018 03:42 WIB

Red: Israr Itah

Para pemain AS Roma merayakan gol Kostas Manolas ke gawang Barcelona yang mengantarkan i Lupi lolos ke semifinal Liga Champions.

Para pemain AS Roma merayakan gol Kostas Manolas ke gawang Barcelona yang mengantarkan i Lupi lolos ke semifinal Liga Champions.

Foto: AP Photo/Andrew Medichini
Roma memetik kemenangan 3-0 pada leg kedua di Stadion Olimpico, Roma.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- AS Roma membuat kejutan terbesar di Liga Champions musim ini dengan menyingkirkan Barcelona pada perempat final. Kalah 1-4 pada leg pertama, Roma memetik kemenangan 3-0 pada leg kedua di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (11/4) dini hari WIB.

Hasil leg kedua ini membuat agregat menjadi 4-4. Namun, Roma berhak lolos ke semifinal karena mencetak satu gol di Camp Nou.

Jalannya pertandingan

Pelatih Roma Eusebio Di Francesco mengganti tiga pemain dari komposisi starting XI yang turun di Camp Nou. Juan Jesus menggantikan Bruno Perez di lini belakang. Radja Nainggolan yang tak bisa bermain pada laga pertama mengisi lini tengah. Sementara itu, di depan, Patrik Schick menggantikan Diego Perrotti menopang Edin Dzeko.

Roma tampil menekan sejak awal. Bermain dengan pressing tinggi seperti pada leg pertama, I Lupi membuka skor pada menit keenam lewat Dzeko. 

Daniele De Rossi yang mencetak gol bunuh diri pada pertemuan pertama membalas kesalahannya. Ia mengirim umpan terobosan matang bagi Dzeko. Penyerang Bosnia ini berhasil mengungguli dua bek Barca dalam mengejar bola untuk menaklukkan Marc Andre Ter Stegen dengan tendangan dari jarak dekat.

Roma membuktikan janjinya untuk tampil habis-habisan menekan Barcelona. Namun, beberapa peluang yang diraih tim asuhan Eusebio Di Francesco gagal berbuah gol hingga babak pertama berakhir.

Roma tetap menekan pada babak kedua. Walau tak bermain dengan tempo tinggi, Roma dapat menguasai laga dengan menutup alur operan para pemain Blaugrana. Alhasil Lionel Messi dan Luis Suarez tak mendapatkan pasokan bola untuk menghadirkan bahaya di gawang Roma.

Asa Roma makin membesar setelah De Rossi mencetak gol kedua pada menit ke-58 lewat tendangan penalti. Berawal dari Dzeko yang kembali mendapatkan bola matang di kotak penalti. Dalam situasi satu lawan satu, Gerard Pique menjatuhkan Dzeko di kotak terlarang. Wasit Clement Turpin asal Prancis tak ragu memberikan hadiah penalti untuk Roma. De Rossi yang maju sebagai algojo berhasil menaklukkan Ter Stegen.

Roma terus menekan, tetapi tak kunjung menambah gol. Di Francesco pun membuat perubahan dengan memasukkan Cengiz Under menggantikan Schick pada menit ke-73. Ia kemudian menarik Radja Nainggolan dan memasukkan Stpehane El Shaarawy empat menit berselang.

Roma bermain makin ofensif. Kerja keras mereka terbayar. Lewat sepak pojok Under pada menit ke-82, Kostas Manolas menanduk bola dan membobol gawang Barcelona.

Dalam posisi lolos dengan aturan gol tandang, para pemain Roma memilih bermain bertahan. Sementara itu, Messi dkk menggempur pertahanan tuan rumah yang dijaga Allison. Namun, ketenagan I Lupi membuat gawang mereka aman hingga Turpin  meniup peluit tanda laga berakhir setelah lima menit injury time usai.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA