Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Lini Depan Liverpool Dinilai Lebih Tajam

Sabtu 26 May 2018 23:15 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Ratna Puspita

Pemain Liverpool FC Latihan Jelang Final Liga Champion di Olimpiyskiy stadium Kiev Ukraina

Pemain Liverpool FC Latihan Jelang Final Liga Champion di Olimpiyskiy stadium Kiev Ukraina

Foto: EPA-EFE/Armando Babani
Liverpool memiliki kecepatan di segala ruang permainan dan lebih cerdik.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Mantan pemain Liverpool, Phil Thompson, menilai, lini serang The Reds lebih berbahaya dibanding trio Real Madrid. Liverpool akan menghadapi Madrid pada final Liga Champions 2018 di Stadion NSC Olimpiyskiy Kiev, Ukraina, Ahad (27/5) dini hari WIB.

''Liverpool memiliki kecepatan di segala ruang permainan, dan lebih cerdik dalam hal pergerakan, jadi saya pikir, sebagai trio penyerang, Firmino, Salah, dan Mane jauh lebih baik dari tiga penyerang Real Madrid,'' tutur Thompson kepada Sky Sports, Sabtu (26/5). 

Liverpool sukses menembus partai final Liga Champions musim ini dengan torehan berhasil mencetak 40 gol. Dari 40 gol tersebut, 29 gol mampu dicetak oleh trio lini serang The Reds. Roberto Firmino dan Mohammed Salah masing-masing mengemas 10 gol, sedangkan Sadio Mane berhasil mencetak sembilan gol.

Sementara di kubu Real Madrid, Cristiano Ronaldo membukukan 15 gol dan menjadi pemain Real Madrid tersubur di kompetisi Liga Champions musim ini. Kemudian di posisi kedua dihuni Karim Benzema dengan catatan empat gol. Sementara Gareth Bale di peringkat ketiga dengan satu gol.

photo
Cristiano Ronaldo (AP)

Thompson menambahkan, pergerakan Firmino lebih baik ketimbang Benzema. Sementara pada musim ini, penampilan Bale dinilai tidak maksimal. 

''Hanya Ronaldo yang mampu terus konsisten. Jadi, saya lebih memilih lini serang Liverpool daripada Real Madrid,'' kata Thompson, yang juga menjadi pundit sepak bola di salah satu program milik Sky Sports tersebut.

Namun, ketajaman lini serang bukan satu-satunya faktor penentu pada laga final yamg digelar di Stadion Olimpiysky, Kiev, Ukraina tersebut. Penguasaan lapangan tengah. kata Phil, juga menjadi salah satu faktor kunci. 

photo
Suporter Liverpool di Kota Kiev Ukraina. (EPA-EFE)

Secara teknik, ia mengatakan, Casemiro, Luka Modric, dan Tony Kross mungkin sangat bagus. Namun, dia memprediksi mereka tidak memiliki energi yang sama dengan Milner, Henderson, dan Wijnaldum. 

“Di sinilah strategi pressing yang diterapkan Liverpool menjadi efektif,'' tutur Phil.

Kendati demikian, Madrid bukan tanpa keunggulan. Selain masih memiliki pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, peraih lima kali gelar Ballon d'Or, pengalaman Los Blancos tidak bisa dikesampingkan. 

Keberhasilan meraih tiga gelar juara dari empat tahun terakhir penyelenggaraan Liga Champions tentu bukan suatu kebetulan. ''Tidak diragukan lagi, pengalaman mereka membuat mereka menjadi favorit juara. Tidak hanya tim, sejumlah pemain juga bermain di laga-laga final sebelumnya. Mereka tentu tidak panik, jika tertinggal satu gol. Hal ini karena pengalaman mereka untuk bisa bangkit dari posisi yang sulit,'' ujar Phil.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA