Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Minggu, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 Desember 2019

Klopp Ingin Menuntaskan Dendam pada Muenchen di Anfield

Senin 18 Feb 2019 21:47 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Juergen Klopp

Juergen Klopp

Foto: (AP Photo/Jon Super
Ia telah bertemu sebanyak 29 kali dengan the Bavarians dan 16 kali kalah.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVEPOOL -- Bayern Munchen akan mengunjungi markas Liverpool, Anfield, pada hari Rabu (20/2) WIB, untuk melakoni leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Pertemuan Liverpool vs Muenchen ini menjadi salah satu laga paling panas di babak 16 besar.

Tapi Muenchen,yang merupakan tim paling sukses di Jerman, bahkan Eropa, bukan lawan asing bagi Juergen Klopp, juru taktik Liverpool.

Latar belakang Klopp dengan juara bertahan Bundesliga Jerman itu sangat penting untuk menerapkan strategi yang tepat. Pelatih asal Jerman itu paling tidak telah bertemu sebanyak 29 kali dengan the Bavarians. Dalam pertemuan itu, Klopp yang kala itu membesut Borrusia Dortmund memang kalah dominasi dengan hanya menang 9 kali, 16 kali kalah, dan 4 imbang.

Kekalahan paling menyakitkan bagi Klopp atas Die Roten adalah pada 25 Mei 2013, saat tumbang 1-2 di final Liga Champions. Sehingga, aroma dendam sangat tercium dari pertandingan ini.

Walaupun, Klop mengakui gaya permainan Muenchen akan selalu berbeda, tergantung dari siapa pelatihnya. ''Gaya permainan berubah. Jika Anda adalah tim Pep Guardiola atau tim Jupp Heynckes atau sekarang tim Niko Kovac, tentu saja itu berubah, (dan)  berbeda. Tetapi kami harus beradaptasi dengan itu,'' kata Klopp dikutip dari laman resmi Liverpool, Senin (1/2).

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengungkapkan, selama bertahun-tahun dirinya telah menyaksikan banyak pertandingan Muenchen, termasuk lima sampai enam pertandingan musim ini. Bukan hanya menyaksikan hasil pertandingan dan proses gol, tapi juga seluruh jalannya pertandingan.

Oleh karena itu, Klopp mengaku telah mengantongi analisis yang lebih rinci. Muechen, lanjut dia, adalah tim dengan perpaduan antara kualitas dan pengalaman.

''Mereka adalah (tim) yang enam kali berturut-turut juara Jerman,dan mereka adalah salah satu tim dalam 10 tahun terakhir yang hampir sepanjang waktu di perempat final, semifinal, final Champions,'' jelas Klopp.

Apalagi, lanjut Klopp, sebagian besar pemain yang mengiringi kesuksesan Muenchen tersebut masih ada di skuat Niko Kovac saat ini. Bahkan ditambah dengan beberapa pemain berkualitas, seperti Leon Goretzka, Gnabry, dan Coman.

Penggawa Muenchen, Klopp melanjutkan, memiliki peran yang berbeda dalam tim. Semua lini Muenchen diisi oleh pemain-pemain yang memiliki kualitas di atas rata-rata. ''Kami harus mengakui itu karena itu fakta. Tetapi hal baiknya adalah kami sedang dalam kondisi baik juga,'' tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA