Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Mengintip 4 Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions Pekan Ini

Ahad 12 Feb 2017 06:48 WIB

Red: Israr Itah

Trofi Liga Champions

Thomas Tuchel

Foto:

1. Benfica vs Borussia Dortmund

Benfica punya tugas berat menghentikan ketajaman lini depan Dortmund. Skuat asuhan Thomas Tuchel ini mencetak rekor sebagai tim paling produktif pada fase grup sepanjang sejarah Liga Champions. 

Die Borussen mengemas 21 gol, menumbangkan rekor 20 gol yang pertama diciptakan Manchester United pada musim 1998/199, kemudian diikuti oleh Barcelona dan Real Madrid.

Pierre-Emerick Aubameyang dkk tak hanya menakutkan di Eropa, melainkan juga di Bundesliga. Walaupun saat ini menempati posisi empat klasemen dengan nilai 34, terpaut 12 poin dari Muenchen, Dortmund mampu mengemas 39 gol dari 19 laga. Jumlah ini merupakan tertinggi kedua setelah Muenchen yang menorehkan 43 gol.

Kedua tim sebelumnya pernah berhadapan, namun tak relevan dijadikan referensi laga nanti karena terjadi pada musim 1963/1964. Benfica menang 2-1 di Lisabon, tapi kemudian dipermalukan Dortmund 0-5 di tanah Jerman dalam duel Liga Champions--dahulu masih bernama Piala Champions.

Performa tim asuhan Rui Vitoria tak begitu mentereng sepanjang penyisihan grup Liga Champions meskipun saat ini memuncaki Liga Portugal. Benfica hanya mengumpulkan delapan angka, terendah dari 16 tim yang lolos ke fase gugur, untuk lolos sebagai runner-up grup. 

Namun Benfica punya catatan bagus melawan tim Jerman di kandang dengan tak terkalahkan pada empat laga terakhir. Secara keseluruhan, Benfica mencatatkan rekor 10 kali menang, delapan imbang, dan dua kali kalah melawan tim-tim Bundesliga.

Di sisi lain, Dortmund yang sebelumnya tak pernah menang di tanah Portugal berhasil memetik dua kemenangan pada 2016. Masing-masing menaklukkan Porto di Liga Europa pada babak 16 besar dan mengalahkan Sporting CP pada penyisihan grup. Secara keseluruhan Mario Goetze dkk baru dua kali kalah dari 11 laga tandang terakhir di Eropa.

Benfica akan mengandalkan bek veteran Luisao untuk menggalang pertahanan di belakang, ketajaman gelandang Pizzi di tengah, serta duet penyerang Kostas Mitroglu dan Raul Jimenez. Satu nama yang sebelumnya menjadi andalan yakno Goncalo Guedes kini telah berseragam Paris Saint-Germain.

Dari kubu Dortmund, Aubameyang akan ditopang oleh Marco Reus, Mario Goetze, Shinji Kagawa, dan gelandang berpengalaman Gonzalo Castro.

Akan tetapi yang paling menarik dinanti adalah strategi yang diterapkan kedua pelatih ini. Pelatih kedua tim terus dipantau oleh klub-klub raksasa Eropa, terutama Tuchel. Arsenal dan Barcelona dilaporkan menjadikannya sebagai kandidat pelatih masa depan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA