Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Liga Australia Tertarik Datangkan Iniesta

Kamis 10 Mei 2018 18:30 WIB

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Israr Itah

Andres Iniesta

Andres Iniesta

Foto: AP Photo/Emilio Morenatti
Iniesta akan hengkang dari Barcelona pada akhir musim 2017/2018 ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Direktur Eksekutif Federasi Sepak Bola Australia (FFA) David Gallop menyatakan, klub-klub liga utama Australia tertarik mendatangkan Andres Iniesta. Iniesta akan hengkang dari Barcelona pada akhir musim 2017/2018 ini.

"Saya tidak akan sebutkan namanya tapi saya tahu klub-klub Liga A menunjukan ketertarikan mereka dan ini sebuah permulaan," kata Gallop, Kamis (10/5).

Iniesta tidak mau bermain melawan Barcelona setelah keluar dari klub asal Katalan tersebut. Kemungkinan besar ia akan bermain di liga-liga di luar Eropa seperti Cina, Jepang, Amerika, atau Australia.

Iniesta sempat dikabarkan akan pindah ke klub Cina, Chongqing Dangdai Lifan. Tapi, tidak ada kesepakatan yang telah dilakukan. Banyak spekulasi yang berkembang menyatakan juara Piala Dunia 2010 tersebut akan pindah ke Jepang Atau Amerika.

Iniesta juga sempat dikabarkan akan pindah ke klub J-League Vissel Kobe. Tapi, klub tersebut membantah Iniesta sudah setuju untuk bermain di sana. Spekulasi ini berkembang karena Vissel Kobe dimiliki Rakuten, perusahaan yang kini menjadi sponsor Barcelona. Karena itu, yang tersisa tinggal Australia.

Gallop pun yakin Iniesta tertarik untuk datang ke Negeri Kanguru tersebut. "Dia mendapat banyak tawaran dari seluruh dunia tapi A-League menawarkan kompetisi yang hebat untuk dimainkan dan gaya hidup Australia juga menjadi daya tarik," kata Gallop.

Media massa Australia melaporkan Sydney FC, Melbourne Victory, Newcastle Jets, dan Western Sydney Wanderers tertarik menggunakan cadangan dana FFA sebesar 3 juta dolar Australia untuk mendapatkan Iniesta. Gallop mengatakan, FFA memiliki dana untuk membantu klub melakukan investasi demi mendapatkan pemain asal Spanyol tersebut.

"Kami pikir dana tersebut akan dipergunakan dengan baik," kata Gallop. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA