Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Dua Gol Kontroversial Bawa City Menang Atas Swansea

Ahad 17 Mar 2019 02:52 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Andri Saubani

Para pemain Manchester City pada babak pertama laga perempat final Piala FA melawan Swansea City di Stadion Liberty, Ahad (17/3) dini hari WIB.

Para pemain Manchester City pada babak pertama laga perempat final Piala FA melawan Swansea City di Stadion Liberty, Ahad (17/3) dini hari WIB.

Foto: Nick Potts/PA via AP
City menang 3-2 setelah sempat tertinggal 0-2 dari Swansea.

REPUBLIKA.CO.ID, SWANSEA -- Manchester City mendapatkan keberuntungan mereka di perempat-final Piala FA. Setelah tertinggal 0-2 pada babak pertama, City mampu membalikan keadaan menjadi 3-2. Namun, dua gol City yang dicetak dari proses penalti dan gol kemenangan Aguero berbau kontroversi.

Penalti yang mengawali terjadinya gol kedua sebenarnya tak berawal dari proses pelanggaran keras, namun wasit tetap mengambil keputusan penalti tanpa melihat VAR. Begitu pun gol yang dicetak oleh Aguero. Aguero sebenarnya jelas berada pada posisi offside. Namun wasit tetap mengesahkannya, dan lagi-lagi tanpa melihat VAR.

Jalannya pertandingan

Manchester City tampil menekan sejak awal laga. Pada menit keenam, Sane nyaris membuka keunggulan, jika saja tendangan jarak dekatnya tak membentur muka kiper Nordfeldt. Bernardo Silva juga hampir saja merobek gawang Swanse pada menit ke-14. Menerima umpan dari Sane, Silva berdiri bebas di sisi kanan. Ia kemudian melakukan tendangan kaki kiri. Namun aksi gemilang Nordfeldt masih mampu menggagalkan upaya City.

Apes bagi City. Fabian Delph melanggar Robert di kotak terlarang. Sehingga wasit memberikan hadiah penalti bagi Swansea. Grimes yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut untuk mengubah skor menjadi 1-0 di menit 20.

Derita City tak berhenti dari penalti Grimes. Pasukan Pep Guardiola tersebut harus kebobolan kemblai lewat sebuah serangan balik sistematis Swansea di menit ke-29. Lewat proses kerjasama apik,  dari James di sisi kiri, lalu ke Dyer di tengah dan Celina mampu melakukan tendangan terarah ke tiang jauh untuk menaklukan Ederson. 2-0 untuk Swansea.

City pun langsung merespons dengan tekanan tinggi. Nordfeldt mampu tampil gemilang setelah kembali memblok tendangan Bernardo Silva pada menit ke-32. Bek Swansea harus bekerja keras untuk bertahan. David Silva hampir saja mencetak gol, jika Roberts tak memblok tendangan pemain internasional Spanyol tersebut. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, pemain City mengurung pertahanan Swansea. Namun para pemain Swansea mampu main disiplin untuk mengagalkan setiap percobaan City. Bahkan tak ada peluiang emas didapat oleh City hingga menit ke-65. Hingga memaksa Raheem Sterling dan Sergio Aguero yang semula dicadangkan turun ke lapangan.

City akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat Bernardo Silva pada menit 69. Menerima umpan dari Aguero, Silva mampu melakukan tendangan kaki kiri terarah untuk merobek gawang Swanse. Skor berubah menjadi 2-1. City akhirnya abisa menyamakan kedudukan setelah mendapatkan hadiah penalti.

Sergio Aguero yang menjadi algojo gagal melakukan tendangan dengan baik. Namun bola yang terkena tiang malah membentur Nordfeldt dan masuk ke gawang sendiri. Sehingga skor berubah menjadi 2-2.

Nordfeldt benar-benar tampil gemilang dalam laga ini. Ia melakukan dua kali penyelamatan beruntun pada menit ke-83. Setelah sundulan dari dari Gabriel Jesus ditepis. Ia mampu memblok rebound dari Aguero. Sergio Aguero benar-benar menjadi penyelamat City. Golnya di menit 88 mampu membalikan keadaan, usai memanfaatkan umpan dari Bernardo Silva. Meskipun gol tersebut berbau offside. Skor berubah jadi 3-2 dan bertahan hingga laga usai.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA