Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Jelang Kontra Ajax, Juventus di Atas Angin

Senin 15 Apr 2019 20:33 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri

Foto: AP Photo/Alberto Saiz
Juventus tak terkalahkan di kandang dalam 13 laga terakhir di semua kompetisi.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Juventus punya peluang besar untuk bisa lolos ke semifinal Liga Champions saat menjamu Ajax Amsterdam di leg kedua perempat final. Juve punya keuntungan hasil imbang 1-1 di leg pertama.

Apalagi, Juventus merupakan tim yang selalu tampil kuat di kandang sendiri. Terakhir, hal tersebut ditunjukkan saat bertemu Atletico Madrid di babak 16 besar. Saat itu Juve kalah 0-2 di leg pertama saat bermain di Madrid. Namun mampu membalikkan keadaan di Turin dengan menumbangkan Los Rojiblancos 3-0.

Juventus merupakan tim yang tak terkalahkan di kandang dalam 13 laga terakhir di semua kompetisi. Juve terakhir kalah di kandang sendiri saat berhadapan dengan Manchester United dalam pertandingan fase grup.

Tapi, pelatih Juve Maximilliano Allegri memperingatkan Juventus untuk menghormati Ajax dalam leg kedua perempat final Liga Champions. Juventus ditahan imbang 1-1 di leg pertama pekan lalu di Amsterdam. Oleh karena itu, Juventus punya tugas berat untuk bisa lolos ke semifinal, sebab minimal tidak kebobolan di Juventus Stadium.

Hanya saja, di saat Juve harus mempertahankan gawang , kiper utama Mattia Perin justru harus absen. Perin menderita cedera bahu dalam sesi latihan. Sementara belum ada kepastian dari Chiellini dan Emre Can apakah bisa dimainkan atau tidak. Keduanya absen di leg pertama karena cedera, namun mengalami perkembangan yang cukup baik hingga saat ini.

Di sisi lain, Douglas Costa masih harus berjuang sembuh dari cederanya dan kemungkinan tidak diturunkan lawan Ajax. Namun, Cristiano Ronaldo yang mencetak gol dalam leg pertama akan kembali menjadi andalan di lini depan. CR7 juga diistirahatkan oleh Allegri saat Juve dikalahkan SPAL 1-2 Serie A Italia, untuk menghindari risiko cedera.

Allegri menyatakan, dirinya mulai mengevaluasi para pemainnya, khususnya di lini depan untuk menghadapi Ajax. Oleh karena itu, Allegri mengakui pertandingan lawan tim impresif seperti Ajax tidak akan berjalan mudah.

''Ajax selalu bermain dengan cara yang sama. Tidak peduli mereka (main) di kandang atau tandang. Itu artinya kami harus bermain dengan baik dan memberikan rasa hormat yang besar untuk mereka,'' ujar Allegri dikutip dari Football-Italia, Senin (15/4).

Ajax sempat membuat kejutan di babak 16 besar, saat menyingkirkan juara Liga Champions tiga kali beruntun Real Madrid. Meski kalah di Johan Cruyff Arena 1-2 di leg pertama, pasukan asuhan Erik Ten Hag mampu membungkam El Real di leg kedua dengan menang 4-1 di Bernabeu.

Oleh karena itu, Juve memang patut waspada. Sebab di leg pertama, Ajax mampu memaksa Juve bermain bertahan dengan menguasai bola sebanyak 61 persen. Namun, Ajax kalah efektif dengan Juventus dengan hanya melakukan tendangan ke arah gawang enam kali, sementara Juve tujuh kali.

Sehingga, Erik Ten Hag meminta pasukannya memperbaiki hal tersebut. Ia menilai Juventus masih menjadi favorit di Liga Champions. Namun, penampilan di leg pertama membuktikan bahwa Ajax dapat mengimbangi permainan Juventus.

Menurut Erik, untuk mengalahkan Juve, timnya tidak boleh memiliki kelemahan. ''Jika Anda tida fokus untuk sedetik saja, mereka akan menghukum Anda dengan itu. Jadi kami harus memperbaikinya,'' jelas Erik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA