Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

Laga Sriwijaya FC Lawan Lampung Sakti Ditunda

Selasa 21 Mar 2017 22:45 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Didi Purwadi

Pemain Sriwijaya FC (ilustrasi)

Pemain Sriwijaya FC (ilustrasi)

Foto: Antara/Nova Wahyudi

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Keinginan warga Bandarlampung menyaksikan laga tim Liga 1 Indonesia, Sriwijaya FC, berlaga di stadion PKOR Way Halim melawan PS Lampung Sakti pada Kamis (23/3) harus ditunda sementara waktu. Rencana uji coba tim berjuluk Laskar Wong Kito melawan tim dari Provinsi Lampung tersebut diundur awal April 2017.

“Manajemen Sriwijaya FC baru mendapat pemberitahuan dari manajemen Lampung Sakti bahwa pertandingan uji coba yang rencananya dijadwalkan pada Kamis, 23 Maret 2017 ditunda menjadi Ahad, 2 April 2017 di Bandarlampung,” kata Sekretaris tim Sriwijaya FC, Achmad Haris, Selasa (21/3).

Menurut Achmad Haris, PS Lampung Sakti yang ditangani pelatih mantan pemain Sriwijaya FC Nova Arianto meminta pertandingan diundur dan dilaksanakan bersamaan dengan acara launching tim pada 2 April 2017. “Lampung Sakti adalah tim yang akan berlaga di Liga 2 Indonesia. Mereka sekarang sedang mempersiapkan tim,” ujarnya.

Laga uji coba melawan SFC akan dijadikan sebagai rangkaian dari peluncuran tim Lampung Sakti. Sebelumnya Sriwijaya FC merencanakan akan melakukan laga uji coba di tiga kota, yaitu Krawang melawan Persika Krawang, Pekalongan melawan Persip dan Bandarlampung melawan PS Lampung Sakti dan Sakay Sambayan Lampung FC.

Sriwijaya FC kini tengah menjalani latihan intensif dibawah kepemimpinan pelatih Widodo Cahyono Putro. Sebelum berlaga di Liga 1 Indonesia, pelatih Sriwijaya FC merencanakan anak-anak asuhannya bisa menjalankan lima pertandingan uji coba yang berkualitas.

“Untuk tempat uji tidak ada masalah akan dilaksanakan di Palembang atau di luar Sumatera Selatan. Kami harus banyak melaksanakan uji coba untuk mencoba strategi dan melihat hasil latihan selama ini,” kata Widodo.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA