Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Kerusakan GBK, Panitia Piala Presiden Siap Tanggung Jawab

Ahad 18 Feb 2018 06:30 WIB

Red: Andri Saubani

Suporter Persija Jakarta merayakan kemenangan seusai pertandingan final Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2).

Suporter Persija Jakarta merayakan kemenangan seusai pertandingan final Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Stadion GBK mengalami beberapa kerusakan pascalaga final Piala Presiden 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia pengarah (SC) Piala Presiden 2018 berjanji mengganti semua kerusakan yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) setelah berlangsungnya partai final Piala Presiden 2018. "Kami dari SC bertanggung jawab. Nanti tinggal didata mana saja yang rusak, kami akan menyelesaikannya. Berapa pun nilainya kami ganti," ujar Ketua SC Piala Presiden 2018 Maruarar Sirait di SUGBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2) malam.

Partai final Piala Presiden 2018 yang mempertandingkan Persija Jakarta versus Bali United memang menyisakan kerusakan di beberapa bagian stadion. Salah satunya adalah pagar pembatas antara penonton dan lapangan yang hancur setelah oknum suporter Persija yang disebut The Jakmania memaksa masuk untuk merayakan kemenangan timnya.

Adapun, pernyataan Maruarar mendapat tanggapan dari Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto. Menurut dia, pihaknya segera mendata dan menilai kerusakan yang terjadi.

"Hari ini juga akan kami akan menginventarisasi semuanya. Semuanya bisa dihitung," tutur Winarto.

Winarto sendiri memaklumi kerusakan di beberapa stadion yang baru saja selesai direnovasi tersebut. Menurut dia, itu merupakan risiko dari menonton sepak bola.

"Menonton bola kalau tidak ramai tidak seru, berbeda dengan menonton bioskop. Jadi kerusakan itu wajar, apalagi itu relatif kecil bila dibandingkan kerusakan yang disebabkan suporter pada masa lalu," kata Winarto, sembari menyebut bahwa saat ini The Jakmania sudah mengalami perubahan perilaku yang lebih baik.

Seperti diketahui, Persija Jakarta berhasil menjadi juara Piala Presiden 2018 setelah menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 di final. Dari tiga gol itu, dua gol dicetak oleh penyerang Marko Simic masing-masing dengan sundulan pada menit ke-20 dan tendangan salto di menit ke 47, sementara satu gol lainnya diciptakan Novri Setiawan pada menit ke-63.

Pertandingan ini sendiri disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo bersama sekitar 70.000 penonton, yang lebih dari 80 persennya merupakan The Jakmania. Sementara peringkat ketiga direbut oleh Sriwijaya FC usai menaklukkan PSMS Medan 4-0.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA