Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Timnas Malaysia Mundur dari Peserta Piala Milad PSSI 2018

Kamis 12 Apr 2018 17:16 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Endro Yuwanto

Djoko Driyono

Djoko Driyono

Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
PSSI memastikan tak jadi memakai GBK sebagai stadion pembukaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Laga timnas Indonesia menjamu Malaysia pada pembukaan Piala Milad PSSI 2018 batal. Malaysia dipastikan mundur sebagai peserta dalam gelaran tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono menyatakan, Malaysia meminta jadwal gelaran tersebut dimundurkan. Namun federasi nasional menolak.

"Sudah fix (pasti) Malaysia mundur. Mungkin karena ada persoalan di internal mereka, kita tidak tahu," kata Joko saat diskusi di PSSI, Jakarta, Kamis (12/4).

Mundurnya Malaysia membuat PSSI mencari negara peserta pengganti. Saat ini, kata Joko, PSSI mengantongi dua negara peserta baru, yaitu antara Senegal dari Afrika dan Uzbekistan dari kawasan Asia Tengah. "Dalam pekan ini akan kami (PSSI) putuskan," ujar dia.

PSSI semula mengundang tiga negara dalam gelaran Piala Milad PSSI tahun ini, yaitu Malaysia dan Bahrain serta Korea Utara (Korut). Ketiga negara tersebut menggenapi empat peserta kejuaraan tersebut bersama tuan rumah Indonesia.

PSSI menjadwalkan gelaran tersebut pada 27 April sampai 3 Mei mendatang. Laga pembuka tadinya akan mempertandingkan Indonesia dan Malaysia serta Bahrain melawan Korut di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Mundurnya satu negara peserta sekaligus mengubah rencana lokasi tanding pembukaan.    

Joko menerangkan, PSSI memastikan tak jadi memakai GBK sebagai stadion pembukaan. Kata dia, PSSI akan memindahkan seluruh rangkaian laga ke Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Joko beralasan, pun karena GBK memang bukan lokasi tanding sepak bola Asian Games 2018.

Adapun gelaran Piala Milad PSSI tahun ini memang sengaja digelar sekaligus sebagai pemanasan timnas Indonesia menjelang Asian Games. Asian Games akan dimulai pada 18 Agustus mendatang. "Karena kami memang menginginkan gelaran ini (Piala Milad PSSI) sebagai test event Asian Games dan GBK tidak diperuntukan untuk pertandingan sepak bola," kata Joko.
 
Namun perubahan peserta dan lokasi pembuka Piala Milad PSSI tak membuat federasi mengubah format kejuaraan. Joko menerangkan, gelaran Piala Milad PSSI tetap menggunakan format setengah kompetisi. Artinya, setiap negara peserta akan saling bertanding untuk meraih nilai tertinggi. Negara peserta dengan nilai tertinggi berhak meraih gelar juara.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA