Rabu, 15 Jumadil Akhir 1440 / 20 Februari 2019

Rabu, 15 Jumadil Akhir 1440 / 20 Februari 2019

Indonesia tak Lolos Fase Grup AFF, Exco: Ganti Pelatih

Rabu 21 Nov 2018 21:12 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Hazliansyah

Pemain timnas Indonesia berjalan meninggalkan lapangan usai pertandingan melawan Thailand dalam laga lanjutan Piala AFF 2018 di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok.

Pemain timnas Indonesia berjalan meninggalkan lapangan usai pertandingan melawan Thailand dalam laga lanjutan Piala AFF 2018 di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok.

Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara
Kegagalan Indonesia lolos fase grup Piala AFF 2018 jadi kemunduran bagi skuat Garuda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kegagalan timnas Indonesia tak lolos fase grup Piala AFF 2018 direspons cepat oleh federasi. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa menegaskan, dewan internal federasi akan secepatnya mengevaluasi hasil buruk tim kepelatihan Bima Sakti Tukiman.

Baca Juga

Gusti mengatakan, salah satu evaluasi yang pasti, yakni soal posisi tim kepelatihan.

"Sudah pasti akan dilakukan evaluasi," kata Gusti saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Rabu (21/11).

Saat ditanya tentang apakah evaluasi tersebut termasuk bakal memutuskan pergantian pelatih? Gusti menjawab, "Ganti."

Kegagalan Indonesia lolos fase grup Piala AFF 2018 menjadi kemunduran bagi skuat Garuda. Dibandingkan gelaran serupa dua tahun lalu, saat Piala AFF 2016, skuat Garuda mampu menembus babak final dan menjadi runner up.

Peringkat kedua untuk yang kelima kalinya dalam sejarah partisipasi Indonesia dalam kejuaraan sepak bola tertinggi di Asia Tenggara tersebut.

Indonesia, dalam catatan Piala AFF memang belum pernah sekalipun juara. Tampak tak sebanding dengan Thailand yang sudah membawa pulang trofi Piala AFF lima kali.

Sepak bola Indonesia pun tertinggal dari negara-negara ASEAN lainnya, seperti Singapura yang sudah empat kali juara Piala AFF. Pun Malaysia, dan Vietnam yang masing-masing merasakan sekali juara.

Harus menjadi catatan bagi tim kepelatihan Indonesia saat ini. Karena kegagalan di Piala AFF tahun ini menjadi kegagalan terpahit bagi Indonesia. Padahal, PSSI sudah menunjuk pelatih baru, yakni Bima Sakti Tukiman sebagai pengganti Luis Milla Aspas yang tak diperpanjang kontraknya, pada Agustus lalu.

Kegagalan di Piala AFF tahun ini, pun menjadi ponten merah pertama didebut kepelatihan Bima Sakti.

Kegagalan Piala AFF tahun ini, sekaligus memperpanjang prestasi jeblok timnas Indonesia. Tak perlu jauh ke belakang, dalam tiga tahun terakhir saja, timnas Indonesia miskin prestasi. Usai meraih peringkat kedua Piala AFF 2016, timnas Indonesia juga gagal meraih medali emas di SEA Games 2017 di Malaysia. Di Asian Games 2018, pun kandas di babak 16 besar.

Terkait Piala AFF 2018, nasib buruk skuat Garuda melewati fase grup setelah melihat dua partai laga terpisah lanjutan babak penyisihan Grup B antara Filipina menghadapi Thailand, dan Singapura Vs Timor Leste, pada Rabu (21/11). Laga antara Filipina dan Thailand di Panaad Stadium yang menjadi penentu utama nasib Indonesia berakhir dengan skor imbang 1-1.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA