Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Joko Driyono: Utang PSSI Rp 30 Miliar

Senin 17 Dec 2018 20:06 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Israr Itah

Mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattaliti (tengah), dan Wakil Ketua PSSI Joko Driyono (kanan) saat menggelar diskusi sepak bola nasional bertema #PSSIHarusBaik di Graha Pena Surabaya, Senin (17/12).

Mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattaliti (tengah), dan Wakil Ketua PSSI Joko Driyono (kanan) saat menggelar diskusi sepak bola nasional bertema #PSSIHarusBaik di Graha Pena Surabaya, Senin (17/12).

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Utang itu menyusut dari sebelumnya Rp 70 miliar setelah konflik PSSI dan KPSI usai.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wakil Ketua PSSI Joko Driyono mengungkapkan, saat ini otoritas sepak bola tertinggi di Tanah Air masih memiiki utang sebesar Rp 30 miliar. Utang itu menyusut dari sebelumnya Rp 70 miliar setelah konflik PSSI dan KPSI usai.

Baca Juga

Seiring berjalannya waktu, lanjut Joko, utang tersebut sedikit demi sedikit telah dicicil. "Per hari ini, PSSI utangnya masih Rp 30 miliar. Termasuk kepada Pak (La) Nyalla (Mattalitti)," kata Joko dalam gelaran diskusi sepak bola nasional bertema #PSSIHarusBaik di Graha Pena Surabaya, Senin (17/12).

Joko kemudian merinci utang lainnya yang masih belum terbayarkan. Di antaranya utang kepada mantan pelatih timnas Wim Rijsbergen, utang terkait bidding Piala Dunia di masa kepemimpinan Nurdin Halid, dan utang kepada mantan pelatih timnas lainnya, Pieter Huistra. Wim dipecat, sementara Huistra diberhentikan karena PSSI dibekukan.

Mantan Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti mengaku, hingga saat ini PSSI belum membayar sedikit pun utang kepadanya. "Kalau dicicil ya berarti udah ada yang dibayar. Ini kan belum dibayar sama sekali," ujar Nyalla.

Nyalla mengaku, utang PSSI kepadanya bermula saat penyatuan PSSI-KPSI. Di mana saat itu dirinya yang menjabat Wakil Ketua PSSI, merasa bertanggung jawab atas utang-utang yang dimiliki PSSI. 

"Karena saya merasa bertanggung jawab sebagai wakil Ketua Umum PSSI karena kami harus menyelesaikan utang-utangnya itu, kami bayar, saya lunasin. Itu pada saat pak Djohar itu kan utangnya banyak," ujar Nyalla.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA