Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Satgas Segera Naikkan Penyelidikan Kasus Dugaan Match Fixing

Sabtu 05 Jan 2019 15:53 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Didi Purwadi

Kepala Bagian Penerangan Umum dan Biro Penerangan Masyarakat Kombes Pol Syahar Diantono saat hadir dalam diskusi bertajuk Sepak Mafia Bola di Menteng, Jakarta, Sabtu (5/1).

Kepala Bagian Penerangan Umum dan Biro Penerangan Masyarakat Kombes Pol Syahar Diantono saat hadir dalam diskusi bertajuk Sepak Mafia Bola di Menteng, Jakarta, Sabtu (5/1).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Satgas menerima 278 pengaduan dari masyarakat terkait dugaan match fixing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Bagian Penerangan Umum dan Biro Penerangan Masyarakat Polri, Kombes Pol Syahar Diantono, mengungkap penyelidikan kasus dugaan pengaturan skor pada laga PSS Sleman lawan Madura FC akan dinaikkan ke tahap penyidikan. Syahar mengatakan, peningkatan tahap penyidikan yang ditangani Bareskrim Polri itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara kasus tersebut.

''Sudah dilakukan gelar perkara, insyaAllah sudah siap, minggu depan insyaAllah ditingkatkan ke tahap penyidikan," ujar Syahar saat hadir dalam diskusi bertajuk 'Sepak Mafia Bola' di Menteng, Jakarta, Sabtu (5/1).

Menurut Syahar, penyidik juga telah meminta keterangan 12 orang dalam penyelidikan kasus tersebut. Sehingga, dinilai cukup untuk kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Namun demikian, Syahar belum dapat memastikan otomatis ada penetapan tersangka  dalam dugaan pengaturan skor di Liga 2 itu setelah dinaikkan ke tahap penyidikan. ''Naik ke penyidikan dulu,'' ujar Syahar.

Ia melanjutkan, yang pasti akan ada pihak-pihak yang dipanggil terkait kasus penyidikan tersebut. ''Ya itu pasti. Saya katakan tadi sebelum melakukan penyidikan, kita kan telah melakukan penyelidikan juga. Ada data data dan ada tahapnya,'' kata Syahar.

Satuan tugas Antimafia Sepakbola Mabes Polri hingga saat ini sudah menerima 278 pengaduan dari masyarakat terkait adanya dugaan aksi pengaturan skor sepakbola nasional. ''Dari 278 itu, setelah kita analisa, yang layak untuk menjadikan informasi itu ditindaklanjuti di taraf penyelidikan ada 60, setelah kita analisa,'' ujar Syahar.

Menurutnya, Satgas saat ini terus bekerja untuk menindaklanjuti 60 pengaduan yang masuk ke tahap penyelidikan tersebut. Ia mengungkap, saat ini satu laporan polisi di Polda Metro Jaya sudah masuk tahap penyidikan dengan empat orang yang sudah dijadikan tersangka.

Syahar mengungkap dari pengaduan yang masuk ke call center Satgas Antimafia Mabes Polri, sebagian besar adalah informasi pengaturan permainan skor atau match fixing pertandingan sepakbola. Divisi Humas Satgas Antimafia Bola itu mengungkap sebagian besar informasi pengaturan yang terjadi di Liga 2 dan Liga 3.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA