Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Kapten Persib akan Antisipasi Jadwal Padat Liga 1

Sabtu 14 Jul 2018 22:55 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pemain Persib, Supardi Natsir di SPOrT Jabar, Bandung, Senin (7/5).

Pemain Persib, Supardi Natsir di SPOrT Jabar, Bandung, Senin (7/5).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Persib mengalami kelelahan pasca-perjalanan panjang kontra Perseru Serui.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung masih menyisakan empat pertandingan Liga 1 sebelum istirahat panjang pada Agustus mendatang. Persib masih menyisakan satu laga tunda, dua pertandingan putaran pertama, dan satu pertandingan putaran kedua.

Kapten Persib Supardi mengaku timnya telah mengalami kelelahan pasca-perjalanan panjang kontra Perseru Serui, Kamis (12/7) lalu. "Ini perjalanan paling melelahkan. Sedikit banyak pasti berpengaruh ke pemain. Makanya, hari ini kami butuh recovery, mengurangi rasa capek," kata Supardi di SPOrT Jabar, Bandung, Sabtu (14/7).

Untuk menjaga kondisi hingga semua pertandingan selesai, Supardi mengakui menjaga asupan makanan dan disiplin dalam membagi waktu. "Apalagi seumuran saya ini, nggak bisa. Walaupun pemain muda sebenarnya, kalau dapet perjalanan kayak gini itu harus tetap istirahat, asupan gizi harus bagus, karena kita harus perang lagi," jelas pemain nomor punggung 22 ini.

Karena jika tidak menjaga dua hal tersebut, kata Supardi, maka pemain tentu akan kehilangan kekuatannya. Di sisi lain, secara pribadi Supardi menargetkan timnya mengakhiri putaran pertama Liga 1 di atas lima besar klasemen.

"Pengalaman sebelumnya, biasanya putaran dua itu rata-rata tim sudah siap semua. Ada yang fokus degradasi, kejar target lima besar, hingga bertahan. Makanya kami harus bisa tutup putaran pertama itu di posisi yang nyaman, entah itu dua atau tiga," ujar pria 35 tahun ini.

Menurut Supardi, kompetisi Liga 1 tahun ini tidak dapat diprediksi. Ia mencontohkan bagaimana tim besar dapat dikalahkan oleh tim kecil. "Sepak bola bukan matematika. Kami harus terus tancap gas amankan poin."

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA