Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Tekuk Timor Leste 3-1, Indonesia Petik Poin Penuh Perdana

Selasa 13 Nov 2018 21:28 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Endro Yuwanto

Pemain timnas Indonesia Alberto Goncalves (tengah) menggiring bola dibayangi dua pemain timnas Timor Leste Feliciano Pinheiro Goncalves (kiri) dan Gumario Augusto Fernandes dalam penyisihan grup B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Pemain timnas Indonesia Alberto Goncalves (tengah) menggiring bola dibayangi dua pemain timnas Timor Leste Feliciano Pinheiro Goncalves (kiri) dan Gumario Augusto Fernandes dalam penyisihan grup B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Tim Merah Putih untuk sementara menempati posisi runner-up Grup B Piala AFF 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas sepak bola Indonesia meraih kemenangan pertamanya di Piala AFF 2018. Menjamu Timor Leste saat laga kedua babak penyisihan Grup B di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Selasa (13/11), skuat Garuda unggul 3-1.

Tim Merah Putih sempat tertinggal satu gol. Namun tiga gol balasan memastikan kemenangan Indonesia. Pelatih Indonesia Bima Sakti Tukiman merotasi banyak pemain di laga kali ini. Beberapa penggawa yang tampil saat Indonesia kandas 0-1 menghadapi Singapura dibangkucadangkan.

Dalam formasi 4-2-3-1, Gavin Kwan Adsit, pemain belakang yang mampu bermain menyerang turun lapangan mengisi posisi Putu Gede yang dilarang tampil lantaran sanksi kartu merah. Muhammad Hargianto hadir sebagai gelandang bertahan menemani Evan Dimas Darmono.

Andik Vermansyah pun mendapatkan jam bermain pertama sebagai gelandang sayap bersama Febri Haryadi. Bima masih mengandalkan striker Alberto 'Beto' Goncalves sebagai peyerang. Beto disokong gelandang serang Septian David Maulana. Sementara pelatih Timor Leste Norio Tsukitate menerapkan formasi menyerang dengan menurunkan tiga striker di lini depan.

Memulai pertandingan, para pemain Timor menantang Indonesia bermain sengit. Pertandingan baru lima menit, sudah empat kali para pemain the Rising Sun mengancam lini pertahanan Garuda. Aksi dua penggawa serang dari Timor, Rufino Gama bersama Henrique Martins, dan pemain belakang Adelino Oliviera yang ikut menyerang, tampak merepotkan pemain tuan rumah. Para pemain Indonesia mencoba bertahan.

Lepas tujuh menit pertama, para pemain Indonesia baru berani menyerang. Para pemain Garuda terus berusaha membuka keunggulan. Sundulan Evan Dimas saat menerima umpan dari Andik pada menit ke-33, juga masih tumpul.

Peluang emas skuat Garuda terjadi pada menit ke-43. Yaitu ketika sepakan Hansamu Yama saat menerima sepak pojok, membentur tiang gawang. Sampai menit ke-45, dominasi penguasaan bola Indonesia yang di atas 65 persen mampu diredam para pemain Timor Leste. Babak pertama ditutup dengan skor 0-0.

Memulai babak kedua, Timor Leste mengejutkan. Baru dua menit laga berjalan, tim tamu berhasil membuka keunggulan.

Berawal dari umpan jauh pemain balakang the Rising Sun, bola meluncur ke areal kotak 16 Indonesia. Ada striker Rufino yang mendapatkan bola. Pemain berangka punggung tujuh itu mendapatkan pengawalan, namun tak ketat. Ruang tembak yang lapang membuatnya mampu melepas sepakan keras. Dengan kaki kananya, bola meluncur akurat ke pojok kiri gawang Indonesia yang tak mampu diantisipasi kiper Andritany Ardhiyasa.

Aksi Rufino tersebut membuat Timor Leste unggul 1-0. "Ku yakin kau bisa… Ku yakin kau bisa…", yel-yel lima belas ribu suporter Indonesia di tribun penonton menuntut para penggawa Garuda membalas. Para pemain tuan rumah mengupayakan keras tuntutan para pendukung tim Merah Putih tersebut. Indonesia meninggikan intensitas pertandingan. Serangan-serangan dari sektor sayap gencar ke lini pertahanan Timor Leste.

Namun masih tampak mandul. Di menit ke-56, Bima mulai menukar satu pemainnya. Riko Simanjuntak masuk menggantikan Febri. Masuknya gelandang sayap serang Persija Jakarta itu, membuat rentetan menyerang Garuda semakin masif ke lini pertahanan Timor Leste. Dua kali Riko melepas umpan yang berpeluang gol. Namun, Gavin Kwan dan Evan Dimas yang menerima umpan gagal memaksimalkannya. 

Kerja keras para penggawa Garuda baru berhasil pada menit ke-60. Aksi Alfath Alfathier yang membantu serangan dari sektor kiri memecah kebuntuan. Lewat sepakannya dari dalam kotak penalti Timor Leste, bola meluncurkan ke arah gawang. Kiper Fagio Pereira sempat mencoba menepis laju bola. Tapi, si kulit bundar tetap meluncur ke dalam gawang. Indonesia, berhasil membayar ketinggalan gol dan membuat skor imbang 1-1.

photo

Suporter memberikan dukungan kepada timnas Indonesia yang melawan timnas Timor Leste dalam penyisihan grub B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Yel-yel pemompa semangat Garuda terus bergema seisi GBK. Ini membuat para pemain Indonesia terus tampil menekan.

Bima kembali menarik satu pemainnya. Stefano Lilipaly masuk menggantikan Septian David pada menit ke-61. Permainan menyerang Garuda membuat para penggawa Timor bertahan total. Namun pelanggaran keras bek Gumario Moreira terhadap Andik di areal penalti pada menit ke-67, menguntungkan Indonesia.

Wasit menunjuk titik putih. Lilipaly yang baru turun lapangan, menjadi eksekutor 12 pas. Tendangan kaki kanannya kembali membungkam kiper Fagio. Keunggulan, berbalik 2-1.

Unggul satu gol tak membuat Indonesia mengendurkan serangan. Akan tetapi upaya memperbanyak jumlah gol baru terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-80. Persisnya pada menit ke-81 ketika Riko melakukan aksi menyisir pertahanan lawan dan memberikan umpan lambung ke depan gawang.

Ada Beto yang dituju. Dengan kepalanya, bomber milik Sriwijaya FC tersebut akurat menjebol gawang Timor Leste. Skor pun kembali berubah 3-1.

Para pemain Timor Leste berusaha mengejar skor tertinggal. Namun uapaya itu sia-sia. Sampai menit ke-90, keunggulan masih milik Indonesia. Wasit memberikan tambahan waktu tiga menit. Sekali peluang sepakan bebas oleh Armindo Almeida akurat ke gawang Indonesia pada menit ke-90+1. Tetapi kiper Andritany, mudah mengantisipasi. Lepas itu, wasit membubarkan pertandingan.

Kemenangan dari Timor Leste ini memastikan tiga angka pertama bagi Indonesia. Di laga perdana, Jumat (9/11), Indonesia kandas 0-1 dari Singapura saat tampil tandang di Stadion Nasional, Kallang. Menengok papan klasemen, dua hasil tersebut membuat Indonesia kini ada di posisi runner-up Grup B dengan tiga angka. Sebab pada hari yang sama, Selasa (13/11), pada partai lain Grup B, Filipina mampu mengalahkan Singapura dengan skor 1-0.

Di laga ketiga nanti, (17/11), Indonesia bakal melawan Thailand di Stadion Rajamangala. Thailand, kini sebagai pemimpin Grup B dengan mengemas tiga angka hasil dari sekali laga mengalahkan Timor Leste 7-0 pada Jumat (9/11).

Adapun Timor Leste, dengan catatan dua kekalahan, berada di posisi terbawah atau di peringkat kelima. Sedangkan Singapura kini ada di tangga ketiga dengan mengemas tiga angka sama seperti Indonesia tapi kalah selisih gol.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA